BMKG Ingatkan Gelombang Sedang hingga Tinggi di Perairan NTT
- 04 Agt 2026 12:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan informasi peringatan dini tinggi gelombang di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur. Informasi tersebut berlaku mulai Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA hingga Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi gangguan aktivitas pelayaran akibat peningkatan tinggi gelombang laut.
Berdasarkan kondisi sinoptik, pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar 10 hingga 35 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah wilayah perairan, seperti Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, hingga Perairan Selatan Timor-Rote.
Kondisi angin tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di beberapa wilayah perairan NTT. BMKG memperkirakan gelombang kategori sedang dengan tinggi lebih dari 1,25 meter hingga 2,5 meter terjadi pada periode 4 hingga 7 Agustus 2026 di sejumlah wilayah perairan.
Pada periode 4 Agustus pukul 08.00 WITA hingga 5 Agustus pukul 08.00 WITA, gelombang sedang berpotensi terjadi di Selat Sape bagian Selatan, Selat Alor, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, serta Perairan Selatan Timor-Rote.
Sementara pada periode 5 hingga 6 Agustus 2026, wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang meliputi Selat Sape bagian Selatan, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Selat Sumba, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, dan Perairan Selatan Timor-Rote. Untuk periode 6 hingga 7 Agustus 2026, gelombang sedang diprakirakan terjadi di Selat Sape bagian Selatan, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Selat Sumba bagian Timur, Laut Sawu, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor-Rote, serta Perairan Taman Nasional Komodo.
BMKG juga menyampaikan potensi gelombang tinggi dengan ketinggian lebih dari 2,5 meter hingga 3 meter. Pada periode 4 hingga 6 Agustus 2026, tidak terdapat wilayah perairan NTT yang diprakirakan mengalami gelombang tinggi.
Namun, pada periode 6 Agustus pukul 08.00 WITA hingga 7 Agustus pukul 08.00 WITA, gelombang tinggi berpotensi terjadi di Selat Sumba bagian Barat dan Perairan Selatan Sumba. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, serta pengguna jasa transportasi laut untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama di wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi demi menjaga keselamatan pelayaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....