KSOP Waingapu Dukung Percepatan Tambak Udang dan Kampung Nelayan

  • 25 Jun 2026 08:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - KSOP Kelas IV Waingapu menghadiri Rapat Koordinasi Pemantauan Pelaksanaan Program Prioritas Presiden yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam rangka percepatan pembangunan Tambak Udang Terintegrasi dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Hal ini juga sebagai bagian dari upaya penguatan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumba Timur, Rabu, 24 Juni 2026.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh *Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Timur, perwakilan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Ade Tajudin Sutiawarman, jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumba Timur, serta berbagai kementerian, lembaga, dan instansi terkait.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang kelautan dan perikanan, khususnya pembangunan tambak udang terintegrasi dan Kampung Nelayan Merah Putih. Diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Agenda kegiatan juga dirangkaikan dengan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan guna meninjau progres pelaksanaan, kesiapan infrastruktur, serta memastikan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, S.H, M.H, menegaskan komitmen KSOP Waingapu dalam mendukung kelancaran pembangunan proyek strategis nasional melalui penyelenggaraan pelayanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan efisien.

KSOP Waingapu siap mendukung penuh percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumba Timur melalui penguatan konektivitas maritim, kelancaran arus logistik, serta koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”ujar Dr. Fadly Afand Djafar.

Sejalan dengan komitmen tersebut, perkembangan aktual aktivitas pelayaran selama Semester I periode Januari–Juni 2026 menunjukkan peran strategis Pelabuhan Waingapu dalam mendukung pembangunan daerah. Tercatat sebanyak 4 ship call yang melayani manifest cargo berupa alat berat, truk, dan general cargo untuk mendukung proyek ISF Sumba Timur.

Aktivitas ini menjadi bukti bahwa Pelabuhan Waingapu berperan sebagai simpul logistik yang menunjang kelancaran distribusi barang dan percepatan pelaksanaan proyek-proyek strategis di wilayah Sumba Timur. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, kementerian teknis, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pelaksanaan Program Prioritas Presiden dapat berjalan optimal, memperkuat ketahanan sektor kelautan dan perikanan, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumba Timur. (Humas KSOP Waingapu/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....