Fenomena “Lupa Mau Ngapain” saat Masuk Ruangan
- 28 Mei 2026 17:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Hampir semua orang pernah mengalami kejadian ini: berjalan menuju dapur dengan tujuan tertentu, tetapi sesampainya di sana justru bingung sendiri. “Tadi mau ambil apa, ya?” Anehnya, ketika kembali ke ruangan sebelumnya, ingatan itu tiba-tiba muncul lagi. Meski terlihat lucu dan sepele, fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang cukup menarik.
Fenomena tersebut dikenal sebagai doorway effect atau efek ambang pintu. Para peneliti menemukan bahwa otak manusia cenderung membagi informasi berdasarkan lokasi dan konteks. Ketika seseorang berpindah ruangan, otak seperti menganggap sedang memasuki “bab baru” sehingga informasi sebelumnya sementara disimpan atau dipindahkan.
Sederhananya, otak bekerja seperti komputer yang membuka banyak tab sekaligus. Saat berpindah tempat, fokus otak ikut berubah untuk menyesuaikan lingkungan baru. Akibatnya, tujuan awal yang sebenarnya sederhana bisa mendadak terlupakan hanya dalam beberapa detik.
Hal ini semakin sering terjadi ketika seseorang sedang lelah, stres, atau memikirkan banyak hal sekaligus. Misalnya, saat sedang terburu-buru atau sibuk memikirkan pekerjaan, kapasitas fokus otak menjadi terbatas. Karena itu, informasi kecil seperti “mau mengambil charger” lebih mudah hilang sementara dari ingatan.
Menariknya, efek ini bukan tanda bahwa seseorang pelupa atau memiliki masalah serius pada ingatan. Justru fenomena ini menunjukkan bahwa otak manusia sangat aktif dalam mengatur informasi. Otak berusaha memilah mana informasi yang dianggap penting untuk situasi saat itu.
Ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi kejadian seperti ini. Salah satunya adalah dengan fokus pada satu tugas dalam satu waktu. Mengurangi distraksi seperti bermain ponsel sambil melakukan aktivitas juga membantu otak mempertahankan informasi lebih baik.
Selain itu, mengucapkan tujuan secara pelan, misalnya “ambil minum” atau “cari kunci,” dapat membantu memperkuat ingatan jangka pendek. Fenomena ini juga sering menjadi bahan candaan di media sosial karena begitu relatable bagi banyak orang.
Banyak yang menganggap kejadian tersebut sebagai “bug” dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, itu hanyalah cara unik otak manusia dalam mengelola memori. Meski kadang membuat kesal, pengalaman lupa tujuan saat masuk ruangan sebenarnya menunjukkan betapa kompleks dan menariknya cara kerja pikiran manusia. Otak kita terus bekerja tanpa henti, bahkan untuk hal-hal kecil yang sering tidak kita sadari. (ADM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....