Waspada Banjir Rob Pesisir NTT Akhir April hingga Mei 2026
- 29 Apr 2026 17:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang: Badan meteorologi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh kenaikan muka air laut yang berpotensi menggenangi daratan di kawasan pantai dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Peringatan tersebut disampaikan oleh BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, yang menyebutkan bahwa potensi banjir pesisir berlaku mulai 30 April hingga 2 Mei 2026. Kondisi ini perlu diwaspadai terutama oleh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir.
Secara umum, banjir pesisir atau rob merupakan peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan akibat pasang maksimum yang dipengaruhi faktor alam seperti fase bulan dan kondisi cuaca. Dalam periode ini, fenomena fase bulan purnama pada 2 Mei 2026 diperkirakan meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan.
Selain itu, hasil pemantauan menunjukkan adanya kombinasi faktor lain seperti pasang surut laut, kecepatan angin, tinggi gelombang, serta potensi curah hujan sedang hingga lebat. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dinamika pesisir dan meningkatkan risiko terjadinya genangan air laut di wilayah rawan.
Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi pesisir Pulau Flores bagian Alor, pesisir Pulau Sumba, pesisir Pulau Sabu Raijua, serta pesisir Pulau Timor hingga Rote di Nusa Tenggara Timur. Kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir rob.
Dampak yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di sekitar pelabuhan, permukiman pesisir, tambak garam, dan perikanan darat. Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim serta mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan risiko kerugian akibat pasang maksimum air laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....