BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca NTT 17 hingga 19 Maret 2026

  • 17 Mar 2026 11:40 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur yang berlaku pada 17 hingga 19 Maret 2026. Dalam periode tersebut, sejumlah daerah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Pada 17 Maret 2026, sejumlah wilayah seperti Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Manggarai, Manggarai Timur, Flores Timur, Lembata, Sumba Timur, dan Rote Ndao berada pada kategori waspada hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, wilayah Alor, Belu, dan Malaka masuk kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Memasuki 18 Maret 2026, wilayah Kota Kupang, Lembata, Sabu Raijua, dan TTS masih berada dalam status waspada. Sedangkan Kabupaten Kupang, TTU, Malaka, Belu, Rote Ndao, Flores Timur, dan Alor meningkat ke kategori siaga. BMKG juga mencatat potensi angin kencang yang berpeluang terjadi di wilayah Sabu Raijua.

Pada 19 Maret 2026, cakupan wilayah waspada semakin meluas meliputi Kota Kupang, TTU, Belu, Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, hingga wilayah Sumba. Sementara itu, status siaga diberlakukan untuk Alor, TTS, Malaka, dan Kabupaten Kupang, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

BMKG menjelaskan kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional, seperti menguatnya Monsun Asia, Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Selain itu, terpantau adanya sirkulasi siklonik di wilayah utara Australia yang menyebabkan perlambatan dan pertemuan angin di NTT.

Kelembapan udara yang cukup tinggi, berkisar antara 70 hingga 90 persen pada lapisan 850 hingga 500 mb, turut memperkuat potensi pembentukan awan hujan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di sejumlah wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....