Sikka dan Manggarai Barat Masuk Transisi Pemulihan usai Tanggap Darurat
- 16 Sep 2026 07:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kabupaten Sikka dan Manggarai Barat resmi mengakhiri masa tanggap darurat gempa bumi Flores pada Sabtu, 12 September 2026. Kedua daerah selanjutnya memasuki tahap Transisi Darurat ke Pemulihan selama 30 hari.
Peralihan tahap tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah mengevaluasi perkembangan kondisi pascabencana di wilayah masing-masing. Kebijakan itu menunjukkan penanganan di kedua kabupaten telah memasuki fase pemulihan setelah sebelumnya berfokus pada kondisi darurat.
Kalaksa BPBD Kabupaten Sikka melaporkan kondisi wilayah secara umum telah jauh membaik dibandingkan masa awal bencana pada 15 Agustus 2026. Meski demikian, wilayah Palue masih membutuhkan perhatian khusus karena memiliki kebutuhan penanganan tersendiri.
Pemerintah Kabupaten Sikka juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur NTT dalam menghadirkan kapal feri pada rute Palue-Maumere. Moda transportasi tersebut diharapkan memperlancar distribusi bantuan menuju wilayah yang masih sulit dijangkau.
Sementara itu, pemerintah provinsi tetap memastikan dukungan penanganan dapat diberikan meskipun masa tanggap darurat telah berakhir. Fokus penanganan selanjutnya diarahkan pada pemulihan masyarakat dan fasilitas yang terdampak gempa.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan setiap kabupaten harus mengambil keputusan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Pemerintah daerah juga diminta memastikan proses pemulihan tidak terputus setelah masa tanggap darurat selesai.
Transisi Darurat ke Pemulihan menjadi tahapan penting untuk mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap. Pemerintah provinsi dan kabupaten akan terus berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak tetap mendapat perhatian hingga proses pemulihan berjalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....