Gandeng Investor Polandia, Pemprov NTT Pacu Hilirisasi dan Ekonomi Daerah
- 14 Sep 2026 13:20 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi NTT memperkuat penjajakan kerja sama investasi dengan Polandia melalui pertemuan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTT bersama Konsul Kehormatan KBRI Warsawa dan pengusaha asal Polandia, Miroslav Wawroski, di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Minggu, 13 September 2026. Pertemuan yang dipimpin Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena tersebut membahas berbagai peluang investasi strategis di NTT, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, peternakan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pertanian dan perkebunan, kehutanan, hingga energi baru terbarukan (EBT).
Gubernur NTT menegaskan, berbagai potensi yang dimiliki daerah harus dikemas menjadi peluang investasi yang konkret. Selain itu dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“NTT memiliki sumber daya alam yang besar, tetapi kekayaan itu harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, kita dorong hilirisasi, mulai dari perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, kehutanan, bambu, sampai pariwisata,” ujarnya.
Sementara Miroslav Wawroski menyampaikan potensi investasi besar di NTT harus berbasis data. Miroslav, yang sebelumnya telah mengunjungi sejumlah destinasi di Rote Ndao, menilai NTT memiliki potensi pariwisata yang besar. Namun, pengembangan destinasi perlu memperhatikan aksesibilitas, kepastian perjalanan wisatawan, serta diversifikasi atraksi.
Ia menyebut perikanan, hingga industri pakan ternak, bambu dan kayu jatu menjadi salah satu peluang investasi yang potensial. “Saya akan berusaha membawa investor untuk melihat peluang di NTT, khususnya untuk pabrik pakan dan industri pengolahan ikan, tetapi kita harus memulainya dari proyek yang realistis dan dapat berkembang secara bertahap,” ujarnya.
Gubernur Melki menyambut baik rencana tersebut dan meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan data teknis serta rumusan bisnis yang dapat ditawarkan kepada calon investor. Ia menegaskan, seluruh potensi tersebut perlu dipetakan dan disiapkan secara serius.
“Kita akan siapkan business plan. Dengan begitu, yang kita tawarkan kepada investor bukan sekadar potensi, tetapi peluang bisnis yang terukur,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menyebut bahwa seluruh peluang yang dibicarakan tidak boleh berhenti pada tahap penjajakan. Akan tetapi menurut Gubernur Melki Laka Lena, hal ini harus diterjemahkan ke dalam rencana bisnis yang konkret.
“Pemerintah Provinsi NTT siap memberikan dukungan dan fasilitasi. Kita ingin memastikan bahwa investor yang datang mendapatkan kepastian, sementara masyarakat NTT mendapatkan manfaat melalui lapangan kerja, peningkatan produksi, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Gubernur.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk mengubah berbagai potensi daerah menjadi peluang investasi yang memiliki nilai ekonomi nyata. (rls/Windy/HumasPemprovNTT/at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....