Terisolir Pascagempa, Warga Palue Kesulitan Mendapatkan Pangan
- 01 Sep 2026 14:14 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, masih menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian wilayah terdampak masih terisolir, sementara akses masyarakat untuk memperoleh bahan makanan maupun hasil kebun mengalami hambatan.
Salah seorang relawan yang membantu warga terdampak di Pulau Palue, Suster Wil Rambu SSpS, dalam Wawancara Kupang Pagi Ini di Pro 1 RRI kupang, Selasa, 1 September 2026 mengatakan, pangan menjadi salah satu persoalan utama yang dirasakan masyarakat Palue pascagempa yang melanda wilayah tersebut.
“Pangan atau makan itu menjadi persoalan utama karena mereka itu berada di tempat yang terisolir, sehingga untuk mendapatkan makanan tentu itu sulit,” ujar Sr. Wil.
Menurut Wil, kondisi tersebut semakin berat karena masyarakat tidak dapat leluasa menuju kebun untuk mengambil hasil pertanian yang menjadi salah satu sumber pendapatan mereka. “Karena mereka tidak dapat ke kebun untuk ambil hasil kebun itu,” kata Sr. Wil.
Di tengah keterbatasan tersebut, warga yang berada di lokasi pengungsian berupaya memenuhi kebutuhan makanan dengan memasak secara bersama-sama di kamp masing-masing. “Mereka masak di kamp-kamp mereka, ada beberapa keluarga di situ lalu masak, gabung dan makan,” kata Sr. Wil.
Wil menambahkan, kegiatan memasak dilakukan secara gotong royong dengan menyesuaikan jumlah warga yang berada dalam setiap kamp pengungsian.
Bantuan pangan yang diterima warga antara lain berasal dari GPIC, SVD, SSPS, TRUK F, pemerintah, serta sejumlah relawan lainnya yang datang membantu masyarakat. Meski bantuan telah mulai diterima, kebutuhan pangan warga Palue masih menjadi perhatian karena kondisi geografis dan akses yang terbatas.
Wil berharap kepedulian masyarakat luas terus diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Palue yang masih bertahan di tempat pengungsian. “Mereka masih sangat membutuhkan uluran tangan kasih dari kita,” ujar Wil, seraya mengajak masyarakat tetap peduli terhadap kondisi warga terdampak gempa. (DB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....