Kapolres Manggarai Timur Jangkau 156 Warga di Kampung Podol

  • 31 Agt 2026 10:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID. Kupang - Kapolres Manggarai Timur Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, bersama personel menyisir wilayah terpencil dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana, Minggu 20 Agustus 2026. di Kampung Podol, Desa Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Bantuan yang dibawa dan diserahkan lokasi pengungsian yang dihuni 54 kepala keluarga atau 156 jiwa terdampak bencana terdiri dari 100 kilogram beras, 10 selimut bayi, 5 dus biskuit, 2 dus pampers, 15 paket mi instan, 10 kain sarung, 2 dus susu balita, 10 tikar bayi, serta 10 dus air minum.

Kapolres Manggarai Timur Haryanto mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut petunjuk dan arahan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. agar personel aktif menyisir wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

“Kami menyisir kampung-kampung yang sangat terpencil. Kita mendatangi masyarakat yang terdampak bencana, kita salurkan, kita distribusikan bantuan-bantuan dari Bapak Kapolri, maupun Bapak Kapolda, maupun dari polda-polda yang lain,” ujar Haryanto.

Sementara Kepala Dusun Podol menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda NTT, serta Kapolres Manggarai Timur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolda NTT, dan Bapak Kapolres Manggarai Timur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama bagi keluarga yang masih berada dalam kondisi terdampak bencana,” ujarnya.

Kepala Dusun Podol juga mengapresiasi kesediaan Kapolres bersama anggota untuk datang langsung ke wilayah mereka. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian memberikan semangat tersendiri bagi warga yang sedang menjalani masa sulit.

Polres Manggarai Timur terus mendorong agar pendistribusian bantuan dilakukan secara merata dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil.

Bagi Polri, distribusi bantuan bukan sekadar memindahkan logistik dari satu tempat ke tempat lain. Ada tanggung jawab untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....