Masyarakat NTT Bisa Mendapatkan Bibit Gratis untuk Rehabilitasi Lahan
- 24 Agt 2026 15:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang -Masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki kesempatan mendapatkan bibit tanaman secara gratis untuk mendukung kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lahan. Fasilitas tersebut disediakan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina melalui sejumlah lokasi persemaian yang tersebar di beberapa wilayah.
Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) BPDAS Benain Noelmina, Bayu Adrian Victorino, mengatakan penyediaan bibit gratis merupakan bagian dari upaya mendukung masyarakat yang ingin melakukan penanaman dan pemulihan lahan. Masyarakat dapat memanfaatkan bibit yang tersedia untuk ditanam di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan rehabilitasi lingkungan.
Sejumlah persemaian yang menyediakan bibit antara lain berada di Labuan Bajo, Fatukoa/Desa Naioni, Sumba Tengah, dan Lembata. Keberadaan persemaian tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh bibit tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pengadaan tanaman.
Program penyediaan bibit ini menjadi semakin penting di tengah kebutuhan untuk meningkatkan tutupan vegetasi di NTT. Vegetasi memiliki fungsi dalam menjaga tanah, mengurangi erosi, serta membantu meningkatkan kemampuan lahan menyerap dan menyimpan air hujan.
Masyarakat dianjurkan melakukan penanaman pada awal musim hujan. Waktu tersebut dinilai lebih tepat karena ketersediaan air lebih baik sehingga bibit memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang.
Penanaman pada awal musim hujan juga dapat mengurangi beban pemeliharaan. Tanaman memperoleh pasokan air alami dari curah hujan sehingga kebutuhan penyiraman dapat ditekan, terutama pada tahap awal pertumbuhan.
Namun, keberhasilan rehabilitasi lahan tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang dibagikan. Pemilihan lokasi, kesesuaian jenis tanaman dengan kondisi lahan, teknik penanaman, serta pemeliharaan setelah penanaman menjadi faktor penting untuk memastikan tanaman dapat bertahan hidup.
Karena itu, masyarakat yang memperoleh bibit diharapkan tidak hanya menanam, tetapi juga melakukan pemeliharaan secara rutin. Bibit yang tumbuh dengan baik akan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang, termasuk membantu memperbaiki kondisi tanah dan menjaga tata air.
Di wilayah yang memiliki musim kering panjang seperti NTT, keberadaan vegetasi menjadi salah satu unsur penting dalam mempertahankan cadangan air. Tutupan tanaman dapat membantu memperlambat aliran permukaan ketika hujan sehingga sebagian air memiliki kesempatan lebih besar untuk meresap ke dalam tanah.
BPDAS Benain Noelmina juga terus menghadapi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan penanaman. Permintaan bibit yang meningkat menunjukkan adanya kesadaran masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam rehabilitasi lingkungan.
Dengan memanfaatkan bibit gratis yang disediakan pemerintah dan memilih waktu tanam yang tepat, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam memperbaiki tutupan lahan. Gerakan penanaman yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu memberikan dampak lebih besar terhadap pemulihan lingkungan dan ketahanan air di NTT.
Program tersebut sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat untuk menjadikan kegiatan menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya jangka panjang menjaga tanah, air, dan lingkungan bagi generasi mendatang. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....