Damkar Kota Kupang Dorong Warga Bersihkan Lahan Antisipasi Kebakaran
- 23 Agt 2026 21:41 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kepala Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Thomas Aquino Huwa, mengatakan setiap kejadian kebakaran sebenarnya dapat dicegah. Menurut Thomas, pencegahan juga dapat dilakukan melalui kerja bakti secara rutin di lingkungan masyarakat.
“Untuk mencegah kebakaran akibat rumput kering, masing-masing pemilik bangunan perlu membersihkan pekarangannya dari rumput liar yang tumbuh,” kata Thomas di Pro1 RRI Kupang, Kamis 20 Agustus 2026.
Ia mendorong pihak kelurahan bersama RT dan RW memfasilitasi kegiatan pembersihan lingkungan secara mingguan. Menurutnya, pembersihan harus dilakukan terutama menjelang memasuki musim kemarau.
“Yang kebanyakan terjadi adalah lahan terbuka atau lahan kosong yang kita tidak tahu di mana pemiliknya berada saat ini, sehingga kita kesulitan berkoordinasi. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam upaya mencegah kebakaran yang dipicu rumput kering di lahan-lahan kosong,” ujarnya.
Thomas meminta dukungan para lurah untuk membantu mendata dan menyimpan nomor kontak pemilik lahan kosong di wilayah masing-masing. Dengan adanya data tersebut, pemilik lahan dapat segera dihubungi dan diingatkan untuk membersihkan lahannya ketika memasuki akhir musim hujan.
“Sehingga memasuki musim kemarau, paling tidak bisa diminimalisir kejadian kebakaran akibat rumput kering di lahan terbuka,” tegas Thomas. Menurutnya, pembersihan lahan sebelum rumput mengering merupakan langkah sederhana namun penting untuk mengurangi potensi kebakaran di Kota Kupang.
Ia menilai persoalan lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran. Kolaborasi pemerintah kelurahan, RT/RW, pemilik lahan dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dari lingkungan tempat tinggal.
Thomas menyebut kebakaran yang dipicu rumput kering di lahan terbuka saat ini menjadi salah satu kejadian yang dominan di Kota Kupang. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu hingga terjadi kebakaran, tetapi mulai melakukan pembersihan lingkungan dan lahan sejak sebelum musim kemarau. (ST)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....