Penyuluh Hindu NTT Turut Naikkan Doa untuk Korban Gempa Flores
- 19 Agt 2026 12:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Penyuluh Agama Hindu Kanwil Kemenag NTT I Gusti Ayu Sukarmiasih menaikkan doa khusus secara Hindu bagi para korban bencana gempa di Flores. Doa tersebut disampaikan pada akhir perenungan dalam program Mutiara Pagi Agama Hindu Pro 1 RRI Kupang, Rabu 19 Agustus 2026.
“Pada akhir perenungan, saya menaikkan doa khusus secara Hindu bagi para korban bencana gempa di Flores. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan perlindungan, ketabahan, keselamatan, serta kekuatan bagi seluruh masyarakat yang terdampak,” kata Ayu Sukarmiasih.
Doa tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kasih kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Flores. Ia mengajak umat Hindu tidak hanya memberikan perhatian melalui bantuan, tetapi juga menguatkan para korban melalui doa.
“Dalam menghadapi bencana, kita perlu mengulurkan kasih dan mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban. Kepedulian yang kita berikan hendaknya lahir dari ketulusan dan keikhlasan,” ujarnya.
I Gusti Ayu menjelaskan, keikhlasan merupakan bagian penting dalam menjalankan kehidupan sesuai ajaran Hindu. Keikhlasan bukan berarti pasrah tanpa berusaha, tetapi tetap menjalankan kewajiban dengan sungguh-sungguh dan menyerahkan hasilnya kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
“Ketika kita membantu orang lain, jangan selalu mengharapkan balasan. Ketika kita berbuat baik, jangan menunggu pujian karena kebaikan yang dilakukan dengan tulus merupakan bagian dari pengamalan dharma,” katanya.
Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana juga dapat diwujudkan melalui dana punia sesuai kemampuan masing-masing. Dana punia hendaknya diberikan dengan niat tulus tanpa mengharapkan balasan atau imbalan dari pihak yang menerima.
“Dalam kondisi bencana, kita juga dapat berdana punia sesuai kemampuan dengan niat yang tulus. Yang terpenting adalah jangan mengharapkan balasan dari apa yang telah kita berikan kepada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ajaran Karma Yoga dalam Bhagavad Gita mengajarkan manusia untuk melaksanakan kewajiban dengan sungguh-sungguh tanpa terikat pada hasil. Nilai tersebut dapat diterapkan dalam membantu sesama, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah.
I Gusti Ayu berharap bencana gempa di Flores menjadi momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas antarumat. Menurutnya, kasih, doa, dan bantuan yang diberikan dengan keikhlasan merupakan wujud nyata pengamalan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....