Fastpay Salurkan Bantuan Konsumsi, Logistik ke 20 Titik Pengungsian Pascagempa

  • 18 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Nagekeo - Fastpay menyalurkan bantuan konsumsi dan logistik kepada masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Sebagai bagian dari respons terhadap kondisi masyarakat di wilayah terdampak, Fastpay melalui tim dan jaringan lokalnya bergerak menyalurkan kebutuhan konsumsi dan logistik bagi warga yang berada di lokasi pengungsian. Berdasarkan data internal Fastpay, bantuan telah didistribusikan ke 20 titik pengungsian di wilayah terdampak.

Fastpay telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat melalui jaringan agen yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Ketika bencana terjadi, kedekatan tersebut mendorong tim Fastpay di lapangan untuk ikut bergerak, melihat kebutuhan warga secara langsung, dan membantu menyalurkan bantuan yang dapat segera dimanfaatkan di lokasi pengungsian.

Adigdha Kholif Pradana, Direktur Bisnis Retail PT Bimasakti Multi Sinergi, mengatakan bahwa, di tengah situasi darurat, perhatian utama Fastpay adalah memastikan kehadiran perusahaan dapat diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami turut prihatin atas bencana gempa yang terjadi di Flores. Di tengah situasi seperti ini, yang paling penting bukan seberapa besar kita berbicara tentang kepedulian, tetapi apa yang bisa kita lakukan bersama untuk membantu. Kami berharap bantuan konsumsi dan logistik ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” ujar Adigdha.

Menurut Adigdha, hubungan Fastpay dengan masyarakat tidak berhenti pada layanan transaksi dan aktivitas usaha. Di berbagai daerah, para Juragan Fastpay menjalankan usahanya di tengah masyarakat, mengenal pelanggan dan lingkungan tempat mereka tinggal, serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kami tumbuh melalui kepercayaan para Juragan dan masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, ketika ada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit, kami ingin hadir sebagai bagian dari lingkungan yang saling menjaga dan membantu,” katanya.

Sementara itu, Febri Royatul, Vice President Agent Acquisition Fastpay, menjelaskan bahwa, keberadaan tim dan jaringan lokal membantu Fastpay bergerak lebih dekat dengan kebutuhan yang ditemui di lapangan. “Tim kami di daerah bergerak untuk membantu menyalurkan bantuan ke titik-titik pengungsian," ujarnya.

"Berdasarkan pendataan internal, bantuan konsumsi dan logistik telah menjangkau 20 titik. Kami berusaha agar bantuan yang dibawa dapat sampai dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sambil terus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan,” kata Febri.

Di tingkat wilayah, penyaluran bantuan turut didukung oleh tim Fastpay di Nagekeo. Riet Ekaputri Lamuri, Area Manager Fastpay Nagekeo, menjadi salah satu perwakilan tim yang menerima bantuan dari Fastpay untuk kemudian membantu proses distribusi ke sejumlah titik pengungsian.

“Setelah bantuan dari Fastpay kami terima, tim di area langsung membantu menyalurkannya ke titik-titik pengungsian yang membutuhkan. Karena kami berada dekat dengan masyarakat di Nagekeo, kami berusaha agar bantuan konsumsi dan logistik ini bisa sampai dan segera dimanfaatkan oleh warga terdampak,” ujar Riet.

Menurut Riet, proses penyaluran di lapangan juga melibatkan koordinasi dan semangat gotong royong dari berbagai pihak yang sama-sama berupaya membantu masyarakat pascagempa. “Di lapangan kami melihat banyak pihak bergerak bersama membantu warga," katanya.

"Kami di area mengambil peran dengan memastikan bantuan yang dipercayakan Fastpay dapat diteruskan kepada masyarakat di titik-titik pengungsian. Harapannya, apa yang kami salurkan dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” ujar Riet.

Fastpay menyadari bahwa penanganan dan pemulihan pasca bencana merupakan proses yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Fastpay juga mengimbau masyarakat, termasuk para Juragan Fastpay yang berada di wilayah terdampak, untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan petugas berwenang.

Melalui langkah yang dilakukan bersama tim di lapangan, perusahaan berharap bantuan yang telah disalurkan dapat menjadi bagian kecil dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi masa pengungsian dan proses pemulihan selanjutnya. (rls/at)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....