CKG Jadi Kunci Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
- 15 Agt 2026 08:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang — Pemeriksaan kesehatan rutin sering kali dianggap sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang merasa dirinya sehat, padahal, skrining dan deteksi dini merupakan kunci utama mencegah komplikasi penyakit tidak menular (PTM) yang mematikan. Salah satu cara deteksi dini penyakit adalah melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Menurut Dokter Internship RS TNI AL Samuel J. Moeda Kupang, dr. Thamara Novelia Laly Umbu Zasa, CPS, saat menjadi narasumber dalam program dialog Kita Indonesia di RRI Kupang, Jumat 14 Agustus 2026, program CKG yang digalakkan pemerintah dirancang untuk memetakan kondisi kesehatan warga dari segala tingkatan usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. "Banyak orang ke fasilitas kesehatan hanya kalau butuh surat sakit atau surat sehat untuk melamar pekerjaan atau pendidikan. Padahal, CKG bertujuan mendeteksi dini risiko penyakit berisiko tinggi seperti hipertensi, diabetes, hingga tuberkulosis (TBC) sebelum menjadi parah," ujarnya.
Ia menyoroti penyakit hipertensi dan diabetes yang kerap dijuluki sebagai silent killer. Menurutnya, tekanan darah tinggi tanpa gejala sering kali berujung pada pecahnya pembuluh darah atau stroke karena tidak terkontrol secara medis.
Selain pemeriksaan fisik mendasar seperti tensi, gula darah, dan penimbangan berat badan, program CKG juga mencakup skrining terpadu meliputi kesehatan mata, telinga, kesehatan jiwa, hingga pemeriksaan risiko kanker serviks (tes IVA) bagi wanita yang sudah menikah. Untuk mengakses layanan ini, masyarakat cukup mendatangi Puskesmas atau Puskesmas Pembantu (Pustu) terdekat.
Proses integrasi data kesehatan juga makin dipermudah menggunakan aplikasi JKN Mobile dan Satu Sehat Mobile, di mana hasil rekam medis akan tersimpan secara terintegrasi pada sistem ASIK Kemenkes."Kesehatan adalah aset utama. Mengetahui kondisi tubuh lebih awal memberi kita kesempatan untuk memutuskannya lewat pengobatan yang tepat demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya, mengakhiri. (JR)
Page break
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....