K-SIGN di Rote Ndao Perkuat Swasembada Garam Nasional
- 18 Jun 2026 22:51 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Rote - Pemerintah terus memperkuat ketahanan industri garam nasional melalui pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Proyek strategis nasional itu berada di Kecamatan Rote Timur dan sebagian Kecamatan Landu Leko.
Pembangunan kawasan tambak garam tahap satu kini telah mencapai progres seratus persen. Seluruh infrastruktur utama telah selesai dikerjakan sesuai target yang ditetapkan pemerintah.
General Manager PT Nindya Karya, Erwan Adriansyah, kepada RRI Rabu, 17 Juni 2026 mengatakan pekerjaan konstruksi kawasan tambak garam telah dituntaskan. Namun, produksi garam belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Menurut Erwan, saat ini masih dilakukan pemeliharaan sejumlah tanggul di kawasan tambak. Tahap tersebut penting untuk memastikan kekuatan dan fungsi tanggul berjalan optimal.
“Seluruh pekerjaan pembangunan telah selesai sesuai target. Saat ini kami fokus pada pemeliharaan tanggul sebelum produksi dimulai,” kata Erwan.

Erwan menjelaskan produksi garam direncanakan mulai dilaksanakan pada 18 Agustus 2026. Kesiapan tanggul menjadi faktor utama menjaga keberlangsungan produksi dan kualitas kawasan.
Erwan menegaskan PT Nindya Karya hanya bertanggung jawab pada pembangunan infrastruktur tambak. Pekerjaan tersebut meliputi saluran masuk air hingga meja kristal garam.
“Untuk produksi dan pemasaran garam nantinya akan dilaksanakan oleh PT Garam sesuai penugasan pemerintah,” ujarnya.
Kehadiran K-SIGN di Rote Ndao diharapkan meningkatkan produksi garam nasional. Kawasan tersebut juga diproyeksikan mengurangi ketergantungan impor garam Indonesia.
Selain mendukung swasembada garam, proyek itu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. K-SIGN juga dipersiapkan menjadi pusat produksi garam modern terbesar di Indonesia timur. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....