Kejurda Kriket NTT Perkuat Langkah menuju PON 2028
- 29 Jul 2026 19:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Persiapan Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju tuan rumah PON 2028 terus diperkuat melalui berbagai program pembinaan atlet, salah satunya lewat penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kriket. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Marthin Alan Girsang, SH, MH., menyebut Kejurda menjadi bagian penting dalam membangun fondasi prestasi, khususnya untuk menemukan dan mempersiapkan atlet-atlet potensial yang akan memperkuat tim kriket NTT di ajang nasional mendatang.
Menurut Martin, Kejurda bukan hanya sekadar kompetisi daerah, tetapi menjadi sarana pemetaan potensi atlet dari berbagai kabupaten/kota. Melalui ajang ini, para pelatih dapat melihat kemampuan atlet, menyusun data pemain potensial, serta menyiapkan program pembinaan berkelanjutan menuju target prestasi di PON 2028.
“Kejurda ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan atlet. Dari sini kita bisa melihat talenta-talenta terbaik yang nantinya masuk dalam program pembinaan untuk persiapan PON,” ujar Martin dalam Dialog Kupang Menyapa di RRI Kupang.
Ia menjelaskan, pemerintah Kota Kupang melalui Dispora memberikan dukungan terhadap perkembangan kriket, terutama karena cabang olahraga tersebut telah masuk dalam kategori olahraga prioritas. Keberhasilan atlet kriket NTT meraih prestasi pada ajang nasional menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut.
Martin juga menilai penyelenggaraan Kejurda memiliki dampak lebih luas bagi Kota Kupang sebagai tuan rumah. Selain mendorong prestasi olahraga, kegiatan olahraga berskala daerah juga dapat menggerakkan sektor ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar lokasi pertandingan.
“Event olahraga tidak hanya bicara sukses penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga bagaimana memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Ketika banyak orang datang mengikuti pertandingan, tentu ada perputaran ekonomi yang terjadi,” katanya.
Dalam persiapan Kejurda, Kota Kupang akan menjadi pusat kegiatan karena memiliki fasilitas pertandingan yang tersedia. Martin berharap kepengurusan kriket Kota Kupang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sistem pembinaan atlet, mulai dari usia dini hingga tingkat prestasi.
Ia mengajak generasi muda yang memiliki minat dan bakat di olahraga kriket untuk memanfaatkan berbagai kejuaraan sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berjenjang melalui POPDA, Kejurda, hingga persiapan PON menjadi jalan panjang untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu membawa nama NTT di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....