Rumah Warga Jadi Prioritas Pemulihan Gempa Flores
- 25 Agt 2026 19:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menempatkan kelayakan rumah warga sebagai perhatian utama dalam pemulihan pascagempa Flores. Pemeriksaan kondisi bangunan dilakukan sebelum masyarakat memutuskan kembali menempati rumah masing-masing.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan sejumlah warga di wilayah terdampak mulai kembali ke rumah setelah kondisi bangunan dinyatakan aman. Di Kabupaten Sikka, beberapa titik pengungsian juga mulai dikurangi secara bertahap seiring membaiknya kondisi masyarakat.
“Sebagai contoh, misalnya kemarin di Sikka, beberapa tenda pengungsian yang dibuat di beberapa titik sudah mulai dibongkar,” ucap Gubernur dalam Rapat Paripurna ke-85 Masa Persidangan III DPRD Provinsi NTT, Senin, 24 Agustus 2026. Menurutnya, warga yang rumahnya tidak mengalami kendala sudah dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Namun, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru kembali ke rumah yang belum dinyatakan layak. Verifikasi kondisi bangunan diperlukan untuk mencegah risiko keselamatan akibat kerusakan yang belum terlihat secara langsung.
“Yang penting menurut saya adalah rumahnya. Kita mesti melakukan review dulu, apakah masih layak ditempati atau tidak layak ditempati,” ujar Gubernur. Untuk rumah yang tidak dapat dihuni, pemerintah menyiapkan mekanisme pembangunan hunian sementara melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. Pemerintah Provinsi NTT juga terus memantau perkembangan kondisi masyarakat dengan menjadikan informasi BMKG sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....