Kampung Adat Boti Memiliki Sanksi Adat Unik

  • 28 Jul 2026 19:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kampung Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan tidak hanya dikenal karena tradisi dan kearifan lokalnya yang masih terjaga, tetapi juga memiliki sistem hukum adat yang unik dalam menyelesaikan kasus pencurian.

Influencer wisata NTT, Arianto Selly, mengatakan masyarakat Boti menerapkan sanksi adat yang berbeda dengan hukuman pada umumnya. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan pembinaan pelaku dibandingkan pemberian hukuman yang bersifat balas dendam.

“Apabila seseorang terbukti mencuri hasil kebun, misalnya satu tandan pisang, pelaku justru akan diberikan pisang lebih banyak daripada yang dicurinya. Tujuannya bukan sebagai hadiah, melainkan sebagai bentuk pembelajaran agar pelaku memahami nilai kejujuran dan tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya saat berbincang di RRI Kupang, Minggu, 26 Juli 2026.

Hal serupa juga berlaku jika seseorang mencuri ternak. Pelaku yang mencuri seekor babi dapat diberikan dua ekor babi, dengan harapan satu ekor dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya, sementara satu ekor lainnya dipelihara sehingga tidak terdorong melakukan pencurian kembali.

Masyarakat Boti meyakini pendekatan tersebut mampu menumbuhkan rasa malu, tanggung jawab, dan kesadaran dalam diri pelaku. ”Hukuman adat tidak semata-mata bertujuan memberi efek jera, tetapi juga memulihkan hubungan sosial di tengah Masyarakat,” lanjutnya

Selain memiliki sistem penyelesaian perkara yang khas, Kampung Adat Boti juga dikenal mempertahankan berbagai aturan adat, seperti menganut kepercayaan Halaik bagi masyarakat adat serta menjaga tradisi yang melarang pemotongan rambut sebagai bagian dari identitas budaya.

“Keunikan hukum adat ini menjadi salah satu daya tarik Kampung Adat Boti bagi wisatawan dan peneliti,” ujarnya.

Nilai-nilai yang mengedepankan pengampunan, pendidikan, dan keharmonisan sosial menunjukkan bagaimana masyarakat adat mempertahankan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....