BBWS NT II Perluas Jaringan Irigasi Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- 27 Jul 2026 13:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II secara aktif melaksanakan strategi perluasan jaringan irigasi air tanah sebagai upaya mengantisipasi ancaman kekeringan ekstrem sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Plh. Kepala BBWS Nusa Tenggara II, Davianto Frangky B. Welkis, dalam acara Wawancara Kupang Pagi Ini bertajuk Strategi BBWS NT II Perluas JIAT untuk Ketahanan Pangan bersama presenter Linda Rairutu di RRI Kupang, Jumat 24 Juli 2026.
Menurut Davianto Frangky B. Welkis, pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden telah memberikan perhatian khusus terhadap rehabilitasi serta pembangunan daerah irigasi guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian sehingga produksi pangan tetap terjaga meskipun menghadapi perubahan iklim yang semakin ekstrem.
Ia menjelaskan bahwa BBWS Nusa Tenggara II bersama pemerintah daerah terus mengoptimalkan potensi cekungan air tanah berdasarkan usulan resmi yang disampaikan oleh masing-masing kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Seluruh usulan pembangunan sumur bor maupun jaringan irigasi air tanah tersebut selanjutnya diverifikasi melalui sistem aplikasi khusus sehingga proses penilaian dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.
| Baca juga: Petani Bello Perkuat Irigasi Swakelola |
Davianto menegaskan bahwa BBWS Nusa Tenggara II tidak secara langsung menentukan lokasi pembangunan sejak awal karena seluruh tahapan diawali melalui usulan pemerintah daerah yang memahami kebutuhan masyarakat setempat. Setelah usulan diterima, tim teknis BBWS Nusa Tenggara II akan melaksanakan survei lapangan untuk memastikan keberadaan cekungan air tanah yang layak dimanfaatkan sebagai sumber air baku maupun air irigasi.
Dengarkan Juga : STRATEGI BBWS NT II PERLUAS JIAT UNTUK KETAHANAN PANGAN | WAWANCARA KUPANG PAGI INI
Pada tahun sebelumnya, BBWS Nusa Tenggara II berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur air tanah di sembilan belas titik lokasi yang tersebar pada beberapa wilayah prioritas di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Infrastruktur tersebut kini telah dimanfaatkan oleh para petani untuk memenuhi kebutuhan air pertanian sehingga aktivitas bercocok tanam dapat berlangsung lebih optimal sepanjang musim.
Memasuki tahun ini, BBWS Nusa Tenggara II meningkatkan target pembangunan menjadi empat puluh dua titik lokasi pada tahap pertama sebagai bentuk komitmen memperluas akses irigasi bagi masyarakat pertanian. Dinas Pekerjaan Umum di setiap kabupaten dan kota diharapkan segera melengkapi seluruh persyaratan administratif sehingga usulan pembangunan pada tahap kedua dapat diproses tanpa mengalami keterlambatan.
Seluruh kegiatan pembangunan jaringan irigasi air tanah tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dilaksanakan langsung oleh Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, pelaksanaan program tersebut juga berpeluang diperkuat melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia agar pembangunan infrastruktur air dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
Melalui strategi perluasan jaringan irigasi air tanah tersebut, pemerintah berharap produktivitas sektor pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terus meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan. Davianto Frangky B. Welkis mengajak seluruh pemerintah daerah untuk aktif mengajukan usulan sesuai kebutuhan wilayah agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh para petani di seluruh Nusa Tenggara Timur. (AN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....