Damkar Soroti Kebutuhan Alat Berat usai Kebakaran Gudang Alak

  • 22 Jul 2026 09:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Kebakaran gudang di kawasan Alak, Kota Kupang, menjadi insiden kebakaran terbesar yang ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kupang sepanjang tahun ini. Besarnya skala kebakaran serta banyaknya material yang menumpuk di dalam gudang membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dan membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Kupang, Tomas Aquino Huwa saat diwawancarai RRI Kupang, Selasa, 21 Juli 2026 mengatakan, peristiwa tersebut menjadi rekor penanganan kebakaran terbesar yang dihadapi pihaknya pada tahun ini.

"Itu untuk tahun ini menempati rekor kebakaran terbesar," kata Thomas saat menjelaskan penanganan insiden di kawasan Alak, beberapa waktu lalu.

Untuk mengatasi besarnya kobaran api, Damkar Kota Kupang melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan ketersediaan pasokan air selama proses pemadaman. Bantuan armada tangki air dikerahkan dari pihak swasta, Dinas Kebersihan Kota Kupang, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Thomas menjelaskan, proses pemadaman terkendala oleh tumpukan material yang terbakar di dalam bangunan. Kondisi tersebut membuat air sulit menjangkau sumber api yang berada di lapisan paling bawah.

"Sebenarnya bisa lebih cepat penanganannya pada saat itu kalau misalnya ada ekskavator kecil yang garuk tumpukan itu lalu disiram," ujar Thomas menyoroti kebutuhan alat penunjang di lapangan.

Meski menghadapi keterbatasan peralatan untuk mengurai material yang terbakar, personel Damkar tetap mengoptimalkan seluruh armada, pasokan air, dan kekuatan personel hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi evaluasi penting bagi peningkatan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran di Kota Kupang, terutama ketersediaan alat berat yang dapat mempercepat proses pemadaman pada kebakaran berskala besar. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....