Pemkab Kupang Hentikan Sementara Operasional SPPG Sillu

  • 08 Jun 2026 12:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, setelah menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan tersebut diambil sebagai langkah evaluatif agar pelaksanaan program strategis nasional itu dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.

Penghentian sementara operasional SPPG Sillu diputuskan melalui rapat koordinasi dan evaluasi yang melibatkan berbagai pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. Pertemuan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, dinas kesehatan, yayasan penyelenggara, serta pengelola SPPG guna membahas berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan program.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menjelaskan bahwa hasil evaluasi menemukan sejumlah aspek yang harus segera dibenahi demi meningkatkan kualitas tata kelola program. Beberapa persoalan tersebut mencakup mekanisme rekrutmen relawan, sistem pembayaran upah, hingga pengelolaan pemasok bahan baku kebutuhan dapur.

Selain itu, tim evaluasi juga menyoroti pentingnya pemenuhan berbagai persyaratan administrasi serta standar sanitasi dalam penyelenggaraan pelayanan gizi masyarakat. Menurut pemerintah daerah, aspek administrasi dan kebersihan menjadi komponen mendasar yang wajib dipenuhi demi menjamin keamanan konsumsi makanan penerima manfaat.

Mateldius Sanam menegaskan bahwa perbaikan tata kelola harus dilakukan secara menyeluruh agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih baik. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjadikan evaluasi tersebut sebagai momentum memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kupang juga meminta yayasan bersama mitra pengelola membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat. Pelibatan tokoh masyarakat dinilai penting agar pelaksanaan program memperoleh dukungan sosial yang kuat dari lingkungan sekitar.

Melalui pola koordinasi yang lebih baik, masyarakat di sekitar Desa Sillu diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang menyaksikan pelaksanaan program tersebut. Warga setempat juga didorong terlibat langsung dalam rantai pasok kebutuhan dapur sehingga memperoleh manfaat ekonomi secara nyata.

"Masyarakat di sekitar itu tidak lagi menjadi penonton tetapi mereka juga menjadi penerima manfaat dari bahan baku yang mereka pasok," ujarMateldius Sanam. Pemerintah Kabupaten Kupang berharap berbagai pembenahan dapat segera diselesaikan sehingga operasional SPPG Sillu dapat kembali dilanjutkan dengan tata kelola yang lebih baik dan berkelanjutan. (AN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....