Pemprov NTT Tingkatkan Mutu Pendidikan Melalui Gerakan Jam Belajar

  • 31 Mei 2026 17:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengajak seluruh elemen untuk menyukseskan Gerakan Jam Belajar Masyarakat. Program ini sebagai upaya meningkatkan budaya belajar yang kondusif di lingkungan keluarga dan menghindarkan anak-anak dari berbagai aktivitas negatif.

“Ini untuk menguatkan peran pemerintah, satuan pendidikan, keluarga atau masyarakat, dan juga media yang kita kenal sebagai catur pendidikan. Tentu Gerakan Jam Belajar Masyarakat bisa sukses jika didukung,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo dalam Sosialisasi Gerakan Jam Belajar Masyarakat, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut Ambrosius Kodo, program yang tertuang dalam Pergub No 24 Tahun 2026 bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan NTT. Ia menegaskan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar anak di luar lingkungan sekolah.

“Tujuannya pergub ini adalah meningkatkan mutu pendidikan. Hanya dengan belajar, mutu pendidikan bisa meningkat. Keluarga menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak untuk bertumbuh karena anak hanya delapan jam di sekolah dan enam belas jam di sekolah sehingga kolaborasi sangat penting” ujar Ambrosius Kodo.

Gerakan Jam Belajar Masyarakat adalah kebijakan yang dibuat pemerintah Provinsi NTT untuk meningkatkan kualitas dan karekter generasi muda. Diharapkan melalui program imi dapat memperkuat fondasi SDM unggul menuju NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

“Kalau ini bisa kolaborasi dengan baik, tujuan yang sering disampaioan bapa gubernur yakni penguatan karakter siswa, pengembangan kemampuan akademik, meningkatkan kewirausahaan bisa berjalan,” ujar Ambrosius Kodo, menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....