Angka Stunting Sumba Timur Meningkat Sebesar 15 Persen
- 28 Mei 2026 19:12 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Lembaga sosial Solidaritas Perempuan dan Anak (SOPAN) mencatat jumlah kasus stunting di Kabupaten Sumba Timur mengalami peningkatan. Prevalensi stunting pada 2023 mencapai 11,8 persen jumlah ini meningkat pada 2024 hingga 2025 sebesar 15 persen.
“Terkait angka stunting apakah mengalami penurunan atau peningkatan, berdasarkan data hasil searching untuk seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur ada peningkatan dari 2023 ke 2024 dan 2025,” kata Direktur SOPAN Sumba, Yustina Dama Dia pada program Bapote Pro4 RRI Kupang, Rabu, 27 Mei 2026.
Dua kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Timur, dikatakan Yustina Dama Dia, menjadi pilot project program percepatan penurunan stunting. Nantinya desa-desa tersebut akan menjadi garda terdepan dalam penanganan gizi buruk melalui penguatan peran keluarga dan advokasi kader.
“Kenapa kami hanya ambil dua desa dulu, karena kami mau mendorong bagaimana perubahan yang terjadi di sana. Hasil dari itu akan kita replikasikan kepada desa-desa yang lain,
Direktur SOPAN Yustina mengatakan upaya percepatan penurunan stunting memerlukan kerjasama antara pemerintah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Menurutnya kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, sanitasi, serta edukasi bagi masyarakat berjalan optimal.
“Dari tingkat desa sampai kabupaten kita berkolaborasi untuk bersama-sama memerangi stunting sehingga tidak hanya SOPAN yang bergerak. Ini juga bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi tugas kita semua dan berpikir untuk menjadi warga negara yang sehat,” ucap Yustina Dama Dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....