Mutiara Pagi Islam: Keistimewaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah
- 25 Mei 2026 14:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao – Waktu sepuluh hari pertama pada bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang sangat dicintai oleh Allah. Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Rote Ndao Hayan Bin Baco dalam tausiyah Mutiara Pagi Islam Pro 1 RRI Rote, Jumat, 22 Mei 2026.
Hayan menjelaskan bahwa keistimewaan waktu siang hari pada awal Dzulhijjah mirip dengan kemuliaan malam bulan Ramadan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk memanfaatkan setiap detik waktu tersebut dengan memperbanyak amal saleh.
"Kita harus memaksimalkan waktu luang yang ada untuk terus mengingat Tuhan lewat zikir harian," ujar Hayan. Ia menegaskan bahwa kesibukan urusan dunia sering kali membuat manusia lalai dari kewajiban beribadah yang utama.
Salah satu hari yang paling istimewa di dalam rangkaian awal bulan ini adalah Hari Arafah. Hari tersebut menyimpan sejarah penting mengenai ampunan serta maaf yang Allah berikan kepada Nabi Adam dan Hawa.
"Momentum Idul Adha dan hari tasyrik juga menjadi waktu terbaik untuk mengagungkan kebesaran pencipta," katanya, menjelaskan. Seluruh rangkaian hari mulia tersebut sengaja disiapkan agar manusia bisa meraih rida dan cinta kasih Tuhan.
Hayan menambahkan bahwa membaca Al-Qur'an serta menjaga salat lima waktu menjadi bagian dari zikir puncak. Pembiasaan hal baik ini akan membuat batin manusia menjadi tenang sekaligus membersihkan jiwa dari sisa kotoran dosa.
Ustaz Hayan Bin Baco mengingatkan umat muslim untuk tidak menyia-nyiakan putaran waktu yang berjalan cepat. Ia menekankan bahwa penyesalan selalu datang terlambat bagi orang-orang yang gemar menunda kesempatan berbuat baik. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....