Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Prioritaskan Tenaga Lokal
- 19 Mei 2026 07:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Penegasan disampaikan saat koordinasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Senin, 18 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Republik Indonesia. Pembahasan difokuskan pada pembangunan K-SIGN Tahap II Tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali menyatakan kesiapan mendukung pembangunan kawasan industri garam nasional. Dukungan tersebut melalui penyediaan lahan pembangunan kawasan industri terpadu.
Program pembangunan K-SIGN merupakan bagian percepatan swasembada garam nasional tahun 2027. Kebijakan itu juga sejalan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2024.
Bupati Paulus Henuk mengatakan pembangunan kawasan industri harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. “Pembangunan harus meningkatkan kesejahteraan warga Rote Ndao,” ujarnya.
Ia meminta tenaga kerja lokal diprioritaskan pada setiap tahapan pembangunan kawasan industri garam. “Masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama pembangunan daerah,” katanya.
Menurut Paulus Henuk, pembangunan kawasan garam akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Selain itu, sektor pergaraman akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani garam di wilayah Rote Ndao. Kawasan itu juga memperkuat posisi Rote Ndao secara nasional.
Bupati meminta koordinasi pemerintah daerah dan kementerian terus diperkuat hingga tahap pelaksanaan. “Kerja sama solid menentukan keberhasilan pembangunan kawasan garam nasional,” ujarnya. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....