Buku Bagi NTT Siapkan Perpustakaan Apung di Waibalun

  • 13 Mei 2026 18:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang–Komunitas Buku Bagi NTT bersama mahasiswa KKN UGM menyiapkan konsep perpustakaan apung di Pulau Waibalun, Flores Timur, sebagai ruang literasi baru bagi masyarakat dan wisatawan.

Perwakilan Buku Bagi NTT Flores Timur, Yohanes Y.W. Kean mengatakan, program tersebut menggabungkan literasi, wisata, dan budaya lokal dalam satu konsep pembelajaran terbuka.

“Anak-anak dan masyarakat bisa membaca sambil berwisata. Jadi konsepnya perpustakaan di pulau,” katanya dalam dialog Pro 2 RRI Kupang, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan, Buku Bagi NTT telah bergerak selama 12 tahun dalam penguatan literasi di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur melalui distribusi buku dan pendampingan taman baca masyarakat.

Menurut Yohanes, kegiatan literasi tidak hanya sebatas membaca buku, tetapi juga mengenalkan budaya, lingkungan, hingga kehidupan sosial masyarakat Flores Timur.

“Anak-anak bisa belajar soal laut, sampah pesisir, makanan lokal, sampai budaya Flores Timur lewat kegiatan literasi,” ujarnya.

Ia berharap gerakan literasi berbasis budaya tersebut dapat memperkuat nilai persaudaraan dan identitas masyarakat Flores Timur di tengah tantangan zaman. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....