Mutiara Pagi Katolik: Ketaatan jadi Jalan Hadirnya Kediaman Allah

  • 11 Mei 2026 11:43 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Ketaatan dipahami sebagai bentuk nyata kasih manusia kepada Tuhan yang menjadi jalan bagi Allah membangun kediaman di dalam hati. Hal itu disampaikan dalam program Mutiara Pagi Katolik Pro 1 RRI Rote oleh Penyuluh Agama Katolik Kemenag Rote Ndao Damianus Obenu, Kamis, 7 Mei 2026.

Damianus menjelaskan bahwa Yesus memberikan standar cinta yang bersifat aktif dan nyata melalui ketaatan terhadap seluruh firman-Nya. Menurutnya, mengasihi Tuhan tidak dapat dipisahkan dari tindakan patuh yang dianggap sebagai bahasa kasih paling murni di hadapan Allah.

"Mengasihi Tuhan tidak dapat dipisahkan dari ketaatan terhadap firman-Nya sebagai bahasa kasih paling murni," ujar Damianus dalam renungannya. Ia menegaskan bahwa ketaatan merupakan respon aktif yang membuktikan kesungguhan hati seorang umat Katolik kepada Sang Pencipta.

Ia menambahkan bahwa Allah berjanji untuk datang dan membangun kediaman-Nya di dalam hati manusia yang setia menuruti firman. Kehadiran Allah tersebut bersifat personal serta menetap sehingga mampu memberikan rasa aman yang melampaui segala hal duniawi.

Damianus menyadari keterbatasan manusia dalam menaati perintah Tuhan sehingga Yesus mengutus Roh Kudus sebagai penolong dan guru surgawi. Roh Kudus berperan sebagai jembatan yang selalu mengingatkan umat Katolik akan janji Tuhan serta menegur batin saat mulai melenceng.

"Yesus mengutus Roh Kudus sebagai penolong agar ketaatan menjadi respons syukur dan bukan beban," katanya, menjelaskan. Kehadiran Roh Kudus memampukan umat untuk tetap setia meskipun harus menghadapi berbagai dinamika kehidupan yang sulit.

Ia juga mengajak umat Kristus untuk menjaga hati sebagai kediaman Allah dengan senantiasa bersyukur atas nafas kehidupan setiap hari. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan dengan membagikan kasih kepada sesama, baik dalam lingkungan keluarga maupun tempat kerja.

Damianus menekankan pentingnya menjalankan perintah Tuhan dengan ikhlas dan tulus tanpa adanya paksaan atau ketakutan. Ketaatan yang didasari ketulusan akan membuat hati menjadi tempat yang sangat nyaman bagi kehadiran kediaman Allah. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....