Sekda Sumba Barat Hadiri Pemekaran Jemaat dan Pentahbisan
- 08 Mei 2026 12:37 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba — Suasana penuh sukacita dan nuansa kebersamaan mewarnai ibadah pemekaran GKS Jemaat Elo Garo sekaligus pentahbisan Pdt. Jekigrasino Umbu Nongu, S.Th di Gaura, Rabu, 6 Mei 2026. Momentum rohani tersebut menjadi simbol pertumbuhan iman jemaat sekaligus penguatan pelayanan gereja di tengah masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos, hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat untuk membacakan sambutan resmi pemerintah daerah pada kegiatan tersebut. Dalam sambutan itu, pemerintah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jemaat atas terlaksananya pemekaran GKS Jemaat Elo Garo.
Pemerintah daerah menilai pemekaran jemaat merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan gereja, khususnya bagi warga jemaat yang berada jauh dari pusat pelayanan. Selain memperkuat persekutuan umat, kehadiran jemaat baru juga diharapkan mampu meningkatkan pembinaan iman dan kehidupan sosial masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah turut menyampaikan selamat kepada Pdt. Jekigrasino Umbu Nongu, S.Th atas pentahbisannya sebagai pendeta. Pemerintah berharap kehadiran pemimpin rohani baru tersebut dapat menjadi teladan dalam membimbing jemaat serta memperkuat nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan pula bahwa gereja memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter dan penguatan moral masyarakat. Gereja dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan daerah melalui pelayanan sosial dan pendidikan nilai-nilai kehidupan yang positif.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga mengajak seluruh tokoh agama dan jemaat untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam membangun daerah. Kolaborasi antara gereja dan pemerintah dianggap penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tantangan global dan keterbatasan anggaran pembangunan.
Selain itu, pemerintah mengingatkan pentingnya membangun kesadaran hidup sederhana dan bijak, termasuk mengurangi beban adat yang berlebihan. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sumba Barat.
Mengakhiri sambutan, pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Gereja Kristen Sumba (GKS) atas kontribusinya sebagai mitra strategis dalam pembinaan masyarakat dan pembangunan daerah. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kehidupan bergereja sesuai kemampuan daerah.
Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri jajaran Sinode GKS, para pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sumba Barat Ny. Dra. Dorkas Rita, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh jemaat Elo Garo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....