Menteri Pendidikan Kunjungan ke SD I Noelbaki

  • 07 Mei 2026 19:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melaksanakan kunjungan kerja ke SD Inpres Noelbaki, Selasa, 5 Mei 2026 pagi. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan pendidikan dasar dan menengah, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Dalam kunjungan di SD Inpres Noelbaki, Menteri Abdul Mu’ti didampingi oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Bupati Kupang Yosef Lede. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh siswa, guru, dan rombongan, sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat dan program penguatan karakter anak Indonesia.

Selanjutnya, Menteri Dikdasmen menyerahkan paket buku literasi kepada pihak sekolah, meninjau pojok baca, serta menyerahkan mock up program revitalisasi tahun 2026. Puncak kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan SD Inpres Noelbaki sebagai simbol dimulainya program revitalisasi.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa SD Inpres Noelbaki memperoleh bantuan revitalisasi senilai Rp3.825.685.560. Bantuan tersebut mencakup pembangunan sembilan ruang kelas baru, ruang administrasi, satu paket toilet, satu unit rumah dinas guru, serta rehabilitasi ruang kelas dan perpustakaan dengan tingkat perbaikan sekitar 60 persen, selain itu, dilakukan pula penataan lingkungan sekolah, termasuk pembangunan pagar dan paving.

“Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif, sehingga mampu meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa,” ucap Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa target penyelesaian pembangunan diperkirakan dalam waktu 150 hari atau sekitar lima bulan sejak dimulainya pekerjaan. Pada kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga memberikan motivasi kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa anak-anak Nusa Tenggara Timur merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Para siswa diingatkan untuk terus mengembangkan potensi diri, memiliki rasa percaya diri, rajin belajar, hidup rukun, serta mencintai tanah air. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui kebiasaan positif, seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan nasionalisme, berdoa untuk memperkuat keimanan, serta rutin berolahraga guna menjaga kesehatan jasmani dan rohani. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....