Pemkot Kupang Usahakan Perbaikan Jalan meski Anggaran Dipangkas
- 04 Mei 2026 20:55 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kota Kupang terus mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak meskipun menghadapi efisiensi anggaran dan pemotongan Dana Alokasi Umum yang cukup besar tahun ini.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Yohanes Frianus Puu mengatakan pemerintah tetap berusaha mencari solusi pembangunan infrastruktur melalui lobi anggaran ke pemerintah pusat oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.
Yohanes menjelaskan bahwa ruas jalan Manutapen menuju Alak yang di keluhkan warga lewat Halo RRI sudah masuk prioritas Pemerintah Kota Kupang pada tahun 2025. Ia menyebutkan bahwa proyek tersebut sebelumnya telah memperoleh Dana Alokasi Khusus atau DAK melalui penetapan anggaran pemerintah pusat pada tahun 2024.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan Jalan Tua Bata membutuhkan anggaran sangat besar sehingga pemerintah daerah mengusulkan bantuan khusus kepada pemerintah pusat. Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang tidak memungkinkan mengandalkan Dana Alokasi Umum karena adanya kebijakan efisiensi anggaran yang cukup besar tahun ini.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang sebenarnya telah memperoleh total anggaran sebesar 33 miliar rupiah untuk beberapa ruas jalan prioritas di wilayah kota. Dari total tersebut, khusus Jalan Tua Bata sendiri membutuhkan anggaran sekitar 19 miliar rupiah yang sudah disetujui pemerintah pusat pada November 2024.
Dengarkan Juga : Halo RRI 4 Mei 2026
Namun pada Januari 2025, pemerintah pusat melakukan kebijakan efisiensi anggaran sehingga dana DAK yang sebelumnya telah dialokasikan akhirnya ditarik kembali. Akibat kondisi tersebut, rencana pengerjaan jalan Manutapen menuju Penkase Alak sampai sekarang belum dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang.
Yohanes mengatakan, kerusakan jalan dari kawasan Manutapen hingga Penkase Alak mencapai panjang kurang lebih lima kilometer sehingga membutuhkan biaya penanganan sangat besar. Meski demikian, pihaknya bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang tetap berupaya memperjuangkan seluruh keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan.
Ia juga menambahkan bahwa pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat sangat mempengaruhi program kerja Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang tahun ini. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mendesain ulang, merencanakan ulang, serta kembali mengusahakan sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur yang tertunda.
Menurut Yohanes, Pemerintah Kota Kupang saat ini terus melakukan lobi kepada pemerintah pusat melalui Wali Kota dan Wakil Wali Kota demi memperoleh tambahan anggaran pembangunan. Ia menyebutkan bahwa Dana Alokasi Umum Kota Kupang tahun ini mengalami pemangkasan sebesar 204 miliar rupiah sehingga cukup mengganggu berbagai program yang telah disusun sebelumnya.
Terkait inisiatif masyarakat memperbaiki jalan secara mandiri, Yohanes mengaku bersyukur dan sangat mengapresiasi kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar mereka. Ia menegaskan bahwa Bidang Bina Marga tetap berusaha melakukan pendataan serta perbaikan secara bertahap sesuai prosedur dan ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.
Yohanes juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan jalan, lampu penerangan, maupun drainase kepada Dinas PUPR Kota Kupang melalui layanan pengaduan resmi yang tersedia. Laporan tersebut dapat disampaikan secara langsung ke kantor dinas maupun melalui layanan online agar penanganan kerusakan dapat segera ditindaklanjuti pemerintah. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....