Mutiara Pagi Kristen: Luka dari Orang Terdekat

  • 29 Apr 2026 16:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Luka batin kerap muncul justru dari orang-orang terdekat dalam kehidupan. Hal ini dibahas dalam Renungan Mutiara Pagi Kristen Pro 1 RRI Rote, Selasa 14 April 2026, berdasarkan Matius 26:47-50.

Renungan dibawakan oleh Pdp. Ansi Danarlin Ndun, S.S., M.Th yang mengulas peristiwa pengkhianatan Yudas Iskariot terhadap Yesus. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tentang luka yang datang dari relasi terdekat.

Ia menjelaskan, luka merupakan bagian dari perjalanan hidup manusia. Setiap orang berpotensi melukai dan dilukai dalam relasi.

“Luka sering datang dari orang yang paling dekat dengan kita,” ujarnya. Ia menambahkan, hal ini menjadi realitas yang tidak dapat dihindari.

Menurutnya, salah satu penyebab utama luka adalah kesalahpahaman. Ego dan kekecewaan sering memicu tindakan yang menyakiti orang lain.

Ia menekankan bahwa respons terhadap luka sangat menentukan dampaknya. Cara seseorang menyikapi luka akan memengaruhi kondisi batin dan relasi ke depan.

Dalam renungan tersebut, ia mengajak umat meneladani sikap Yesus. Meskipun dikhianati, Yesus tidak membalas dengan luka yang sama.

“Yesus tetap menjalankan kehendak Bapa meskipun Ia dilukai,” katanya. Ia menegaskan, sikap ini menjadi teladan dalam menghadapi penderitaan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga hati tetap bersih. Hati yang terjaga akan membantu seseorang berpikir dan bertindak dengan jernih.

Ia juga mengutip ajaran untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri. Nilai ini menjadi dasar dalam memulihkan relasi yang terluka.

Menurutnya, luka masa lalu tidak boleh dibiarkan menguasai kehidupan. Setiap orang perlu belajar melepaskan dan mengampuni.

Sebagai penutup, Pdp. Ansi Ndun mengajak umat Kristus untuk selalu mengenakan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, luka tidak berkembang menjadi kepahitan. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....