Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Menciptakan Lapangan Kerja Baru

  • 27 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja secara resmi memperkenalkan proyek tambak udang terintegrasi sebagai mesin baru penggerak ekonomi. Markus Windi menjelaskan bahwa inisiatif besar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui penyerapan ribuan tenaga kerja.

Pembangunan fisik infrastruktur tambak yang berlokasi di Waingapu saat ini sedang berjalan dengan melibatkan berbagai perusahaan konstruksi besar nasional dan lokal. Proyek strategis nasional ini mencakup luas lahan ribuan hektar yang akan menjadi pusat produksi udang terbesar di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Dinas Tenaga Kerja mencatat sebanyak tiga ribu orang telah mendaftarkan diri secara resmi sebagai calon pekerja dalam tahap rekrutmen gelombang pertama. Seluruh pendaftar tersebut nantinya akan melalui proses seleksi ketat serta mendapatkan pelatihan vokasi intensif guna memenuhi kualifikasi teknis yang dibutuhkan perusahaan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan berkomitmen untuk memberikan pendidikan khusus bagi para pekerja agar mereka memiliki kompetensi standar internasional dalam pengelolaan tambak. Peserta pelatihan akan disekolahkan pada balai-balai vokasi milik kementerian guna memastikan bahwa operasional tambak berjalan secara profesional dan efisien di masa depan.

Dengarkan Juga : TAMBAK UDANG : MESIN BARU PENCIPTA LAPANGAN KERJA BAGI MASYARAKAT SUMBA TIMUR | RRI KUPANG

Kehadiran investasi berskala besar ini diproyeksikan akan memberikan dampak pengganda ekonomi yang sangat luas bagi pertumbuhan berbagai sektor usaha mikro kecil. Masyarakat sekitar dapat memanfaatkan peluang emas ini dengan membuka unit usaha kuliner maupun jasa pendukung lainnya guna memenuhi kebutuhan operasional ribuan pekerja.

Markus Windi menegaskan bahwa sistem pengupahan bagi seluruh tenaga kerja yang terlibat wajib mengikuti standar upah minimum regional yang telah ditetapkan. Selain jaminan pendapatan yang layak pemerintah juga memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan perlindungan sosial penuh melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Target penyerapan tenaga kerja secara total diperkirakan akan mencapai angka delapan ribu dua ratus orang saat fasilitas produksi beroperasi secara maksimal. Transformasi ekonomi berbasis ekonomi biru ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daratan Sumba.

Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh anak muda asal Sumba Timur yang sedang merantau untuk segera kembali dan membangun tanah kelahiran mereka. Potensi kekayaan sumber daya alam yang melimpah kini telah tersedia secara nyata untuk dikelola secara bijak demi kemajuan bersama seluruh lapisan masyarakat. (AN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....