Belajar Dilahirkan Kembali dalam Kristus lewat Pembaharuan Iman

  • 21 Apr 2026 15:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pembaharuan hidup menjadi bagian penting dalam perjalanan iman setiap orang beriman, terutama di tengah berbagai tantangan hidup yang kerap melemahkan semangat rohani. Melalui refleksi iman yang mendalam, umat diajak untuk kembali menyadari pentingnya mengalami perubahan batin yang sejati, bukan sekadar rutinitas keagamaan semata.

Tema tentang kelahiran kembali dalam Kristus menjadi pengingat bahwa kehidupan iman tidak berhenti pada kebiasaan lahiriah, tetapi menuntut keterbukaan hati terhadap karya Roh Kudus. Pembaharuan ini terjadi secara perlahan, namun nyata dalam perubahan sikap, cara berpikir, dan tindakan sehari-hari.

Dalam terang Injil, khususnya percakapan Yesus dengan Nikodemus, ditegaskan bahwa seseorang perlu dilahirkan kembali dari air dan roh untuk dapat melihat Kerajaan Allah. Makna ini menunjukkan bahwa iman sejati membutuhkan transformasi batin yang mendalam dan berkelanjutan.

Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Kupang Senin, 13 April 2026 menghadirkan refleksi ini bersama Penyuluh Agama Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Marselinus Elias Seso, S.Fil, yang menegaskan bahwa kelahiran kembali dalam Kristus merupakan karya Roh Kudus yang membaharui hati manusia.

Menurutnya, pembaharuan hidup tidak terjadi secara instan, tetapi melalui proses yang melibatkan doa, kesetiaan, dan keterbukaan terhadap kehendak Tuhan. Ia mencontohkan melalui kisah inspiratif seorang umat yang mengalami perubahan hidup setelah mendekatkan diri kepada Tuhan secara lebih sungguh-sungguh.

Ia juga menambahkan bahwa kerinduan untuk mencari Tuhan menjadi langkah awal dalam mengalami kelahiran baru. Sikap rendah hati dan kesadaran akan kebutuhan akan Tuhan menjadi pintu masuk bagi karya Roh Kudus dalam kehidupan seseorang.

Di akhir refleksi, umat diajak untuk terus menjaga relasi dengan Tuhan melalui doa, membaca Kitab Suci, serta aktif dalam kehidupan gereja dan masyarakat. Dengan demikian, pembaharuan dalam Kristus tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga membawa dampak nyata bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....