Distribusi Ikan ke Pelosok, Pemkab Sumba Timur Siapkan Mobil Pendingin

  • 17 Apr 2026 13:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba Timur – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Perikanan tengah menyiapkan strategi distribusi hasil perikanan dengan menghadirkan armada mobil pendingin untuk menjangkau wilayah pedalaman.

Langkah ini diambil sebagai solusi atas kendala geografis wilayah Sumba Timur yang luas, sehingga selama ini distribusi ikan ke daerah tengah hingga pegunungan kerap mengalami penurunan kualitas sebelum sampai ke konsumen.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Njurumana dalam Wawancara Kupang Pagi Ini di Pro 1 RRI Kupang Kamis, 16 April 2026 mengatakan, keberadaan mobil pendingin sangat penting untuk menjaga rantai dingin hasil tangkapan nelayan agar tetap segar hingga ke tangan masyarakat.

“Kami juga mengusulkan mobil pendingin sehingga hasil tangkapan bisa dimobilisasi ke wilayah pedalaman dengan mutu yang tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, strategi ini tidak hanya memperluas akses pasar bagi nelayan, khususnya yang tergabung dalam program Kampung Nelayan Merah Putih, tetapi juga membuka akses konsumsi ikan segar bagi masyarakat di daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Selain itu, distribusi yang lebih baik diharapkan mampu menstabilkan harga ikan di pasar-pasar pedalaman yang selama ini cenderung tinggi akibat biaya logistik dan risiko kerusakan.

Dengan dukungan teknologi pendingin, ikan dapat bertahan lebih lama meski menempuh perjalanan jauh. Dinas Perikanan pun akan mengatur jadwal operasional armada agar selaras dengan waktu pendaratan ikan di kawasan pesisir.

Yohanis menambahkan, ketersediaan ikan segar hingga ke pelosok juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama untuk menekan angka stunting melalui pemenuhan protein hewani.

Pemerintah daerah berharap program ini mampu menciptakan sistem distribusi yang efisien, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan pendapatan nelayan melalui jaminan pasar yang lebih luas.

“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata,” katanya menegaskan. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....