Jalan Nasional di Naibonat Putus, Kendaraan Besar Tak Bisa Melintas
- 26 Mar 2026 12:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Ruas Jalan Timor Raya yang merupakan jalur utama penghubung Kota Kupang hingga perbatasan Timor Leste dilaporkan amblas pada Rabu pagi 25 Maret 2026. Peristiwa ini terjadi di depan Brigif Komodo Naibonat, Kabupaten Kupang.
Amblasnya badan jalan diduga bermula dari retakan yang sudah terlihat sejak pagi hari. Retakan tersebut kemudian melebar dan berujung pada longsor yang menyebabkan sebagian badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
Babinsa Naibonat, Sersan Kepala Boy Jogo dari Koramil 1604-02 Camplong menjelaskan, retakan awal sempat terpantau dan dijaga oleh aparat bersama warga hingga sore hari. Namun kondisi jalan semakin melemah setelah dilalui kendaraan berat.
“Retakan sudah terlihat sejak pagi dan kami bersama warga sempat berjaga. Namun kemungkinan pada malam hari ada kendaraan berat yang melintas sehingga menambah tekanan, dan akhirnya jalan longsor pada pagi hari,” ucap Babinsa Naibonat, Serka Boy Jogo saat di temui RRI.CO.ID, kamis 26 Maret 2026 di lokasi kejadian.
Pasca kejadian, aparat TNI bersama masyarakat setempat masih berjaga di lokasi untuk membantu para pengendara yang melintas. Saat ini, kendaraan besar seperti truk dan mobil belum dapat melewati ruas jalan tersebut. Sementara itu, kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan bantuan petugas dan warga, bahkan harus didorong melewati bagian jalan yang rusak guna menghindari risiko kecelakaan.
“Kendaraan roda dua masih bisa lewat, tapi harus dibantu dorong oleh petugas dan warga. Untuk mobil dan truk sementara belum bisa melintas,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, sejumlah kendaraan seperti truk dan mobil travel tertahan dan terparkir di badan jalan sambil menunggu akses kembali normal. Hingga kini belum ada laporan kecelakaan akibat peristiwa tersebut. Pemerintah melalui instansi PUPR telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Namun demikian, masyarakat masih menunggu langkah cepat penanganan dan perbaikan jalan agar akses transportasi kembali normal.
Jalan Timor Raya sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Kupang dengan Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka hingga ke perbatasan negara. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah Timor. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan yang amblas, sehingga aktivitas ekonomi dan transportasi dapat kembali berjalan lancar. (AI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....