Kupang Bertakbir Season III

  • 22 Mar 2026 12:41 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka kegiatan Kupang Bertakbir Season III yang dipusatkan di Bundaran Tirosa, Kota Kupang Jumat, 20 Maret 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan malam takbiran ini berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang. Tidak hanya umat Muslim, warga lintas agama juga tampak hadir untuk menyaksikan dan turut meramaikan suasana penuh kebersamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pawai takbir tidak hanya menjadi milik umat Islam semata, melainkan telah berkembang menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di NTT. Ia menilai, tradisi ini mencerminkan wajah NTT yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan. Menurutnya, momentum malam takbiran menjadi simbol kuat bahwa NTT adalah rumah bersama bagi semua kalangan, tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang sosial.

“Pawai takbir ini bukan hanya milik umat Islam, tetapi menjadi pesta kebersamaan kita semua masyarakat NTT. Ini adalah wujud nyata bahwa kita hidup dalam semangat toleransi dan persaudaraan,” ucap Emanuel Melkiades Laka Lena, saat ditemui RRI.CO.ID Jumat, 20 Maret 2026

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki NTT merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga. Dengan semangat persatuan, masyarakat diharapkan mampu bersama-sama membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pawai takbir. Ia meminta seluruh peserta untuk tetap tertib di jalan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghormati pengguna jalan lainnya. Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai dan kondusif, sehingga perayaan malam takbiran dapat berlangsung dengan aman dan penuh sukacita.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang telah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kaum Muslimin dan Muslimah atas hari kemenangan ini. Selamat karena telah berhasil melalui momentum bulan puasa ini dengan khidmat, lancar, aman dan tertib,” ujarnya.

Ia juga berharap nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan, seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama, dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pelaksanaan Kupang Bertakbir Season III tahun ini menghadirkan berbagai atraksi menarik. Peserta pawai menampilkan kendaraan hias bernuansa Islami, lantunan takbir, serta berbagai ornamen kreatif yang mencerminkan semangat Idulfitri.

Rute pawai yang dimulai dan berakhir di Bundaran Tirosa dipadati sekitar 5000 peserta pawai dan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan. Suasana malam takbiran pun terasa semakin semarak dengan gema takbir yang menggema di sepanjang jalan.

Panitia penyelenggara menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan malam kemenangan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Kupang.

Partisipasi masyarakat lintas agama dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa toleransi di NTT terus terjaga dengan baik. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan.

Dengan berlangsungnya Kupang Bertakbir Season III ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap semangat persatuan dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat identitas NTT sebagai daerah yang damai dan harmonis. Perayaan malam takbiran pun ditutup dengan penuh sukacita, diiringi harapan agar Idulfitri tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....