Bupati Kupang Panen Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan Desa
- 12 Mar 2026 17:39 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, melakukan panen perdana jagung di lahan milik Pemerintah Desa Silu seluas 5 hektar pada Rabu, 11 Maret 2026. Lahan tersebut dikelola oleh karang taruna Desa Silu dengan memanfaatkan dana desa untuk program ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Yosef Lede menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif Pemerintah Desa Silu bersama para pemuda karang taruna yang mampu memanfaatkan lahan secara produktif. Dari hasil pengelolaan lahan tersebut, diperkirakan produksi jagung mencapai rata-rata 8 ton per hektar atau sekitar 40 ton dari total lahan 5 hektar.
Menurut Yosef Lede, program tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan arahan Prabowo Subianto terkait pemanfaatan dana desa sebesar 20 persen untuk mendukung ketahanan pangan. “Saya sebagai Bupati Kupang menyampaikan terima kasih karena Kepala Desa tidak saja melaksanakan perintah Presiden, tetapi juga memanfaatkan semua faktor, baik itu sumber daya manusia melalui karang taruna maupun lahan dan juga sumber air, untuk menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat,” ujar Yosef Lede.
Ia menilai Kepala Desa Silu layak menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang. Pasalnya, program tersebut menjadi yang pertama dilakukan di wilayah tersebut dengan hasil yang dinilai sangat baik.
Meski demikian, Yosef Lede mengingatkan agar Pemerintah Desa Silu dan para pemuda karang taruna tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, potensi lahan dan sumber air di Desa Silu masih sangat besar dan dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan produksi pertanian.
Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjutnya, akan mendukung pengembangan program tersebut melalui dinas teknis terkait agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal. “Kita lihat situasi dunia belakangan ini terkait konflik di Timur Tengah dan sesuai arahan Presiden, bahwa ketahanan pangan adalah sesuatu yang sangat penting kita realisasikan. Karena itu masyarakat harus maksimalkan semua potensi lahan yang ada untuk ditanami,” katanya.
Ia juga memastikan pemerintah akan membantu pemasaran hasil panen masyarakat. Melalui Perum Bulog, hasil pertanian seperti padi dan jagung akan dibeli dengan harga standar nasional.
Sementara itu, Kepala Desa Silu, Mikael Takel, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kupang terkait pemanfaatan dana desa untuk ketahanan pangan. Menurutnya, setelah menerima arahan tersebut, pihaknya langsung berdiskusi dengan karang taruna Desa Silu dan memanfaatkan lahan tidur milik masyarakat dengan sistem sewa menggunakan dana desa.
Upaya tersebut kini mulai menunjukkan hasil yang positif. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Amin Juariah, menambahkan bahwa Bulog akan membeli hasil panen jagung petani dengan harga Rp6.500 per kilogram dengan kadar air 14 persen.
Turut hadir dalam kegiatan panen tersebut Asisten I Sekda Kabupaten Kupang, Guntur Subu Taopan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, serta Camat Fatuleu. (DW)