Wali Kota Resmikan SD Naimata

  • 27 Feb 2026 22:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meresmikan gedung baru UPTD SD Inpres Naimata dalam rangkaian syukuran yang berlangsung khidmat bersama jajaran pemerintah daerah, komite sekolah, tokoh agama, dan masyarakat setempat, Kamis, 26 Februari 2026. Peresmian tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan nasional tahun 2025 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan, Sprianus Dami Nar, S.H., menyampaikan bahwa SD Inpres Naimata terpilih sebagai salah satu dari 11 ribu sekolah di Indonesia yang menerima program revitalisasi. Menurutnya, pembangunan dilaksanakan melalui skema swakelola dengan nilai anggaran Rp3,14 miliar dan waktu pengerjaan selama 150 hari kalender.

Secara keseluruhan, dukungan anggaran mencapai Rp3,9 miliar, yang terdiri atas Rp3,1 miliar dari APBN dan Rp875 juta dari APBD Kota Kupang. Sprianus menegaskan bahwa gedung yang berdiri saat ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang masa depan bagi anak-anak.

Fasilitas yang dibangun meliputi 12 ruang kelas representatif, satu gedung administrasi, tiga unit toilet dengan total 15 kamar, serta perlengkapan belajar seperti meja, lemari, dan papan tulis. Selain itu, sekolah juga dilengkapi sumur resapan dan paving halaman seluas 534 meter persegi untuk menunjang kenyamanan lingkungan belajar.

Bangunan dirancang dengan prinsip inklusif melalui penyediaan akses ramah disabilitas guna memastikan seluruh siswa dapat beraktivitas secara aman dan nyaman. Sementara itu, Wali Kota Kupang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda.

“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi tempat menanamkan nilai, integritas, dan tanggung jawab,” ujarnya. Ia menekankan bahwa membangun kota tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan kualitas pendidikan dan kerukunan sosial terus terjaga.

Wali Kota juga mengajak warga sekolah menjaga fasilitas yang telah dibangun, termasuk membiasakan pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah berbahaya sebagai bagian dari pendidikan karakter. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai simbol resmi dimulainya pemanfaatan gedung baru tersebut.

Revitalisasi ini diharapkan semakin memperkuat mutu pendidikan dasar di Kota Kupang sekaligus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berintegritas. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....