Kapolda NTT Pimpin Apel Siaga Kamtibmas untuk Indonesia

  • 26 Feb 2026 14:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Polda Nusa Tenggara Timur menggelar Apel Siaga Kamtibmas bertema “Bersama Memelihara Kamtibmas di NTT untuk Indonesia”, yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, Kamis, 26 Februari 2026, Lantai 3 Gedung Rupatama Mapolda Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang berlangsung di Mapolda NTT, Kota Kupang, ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi lintas elemen guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Bumi Flobamora.

Apel siaga ini berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 3 ayat (1), yang menegaskan bahwa dalam menjalankan fungsi kepolisian, Polri dibantu oleh Kepolisian Khusus (Polsus), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), serta bentuk-bentuk pengamanan swakarsa. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kesiapsiagaan nyata seluruh jajaran.

“Apel ini kita laksanakan sebagai wujud kesiapsiagaan Polda NTT dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini dilakukan pasca pelaksanaan berbagai agenda kegiatan masyarakat, pemerintahan, keagamaan, maupun kegiatan nasional di wilayah kita,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di NTT relatif kondusif. Namun dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang berkembang cepat menuntut kewaspadaan berkelanjutan.

“Potensi gangguan keamanan seperti konflik sosial, intoleransi, perdagangan orang dan kejahatan-kejahatan lainnya harus terus kita waspadai. Karena itu, apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan penegasan komitmen kita untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan serta sebagai penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan humanis,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Implementasi nyata amanat tersebut tampak dari komposisi peserta apel yang begitu beragam. Selain jajaran pejabat utama Polda NTT, hadir pula Wakapolda NTT Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., unsur Polsus dan PPNS, serta perwakilan Banser, Pemuda Gereja, Pramuka, Satpam, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), komunitas Ojek Online (Ojol), guru, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat.

Kehadiran seluruh elemen ini menjadi simbol kuat sinergi tanpa sekat dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya dalam menangkal potensi gangguan seperti premanisme, konflik sosial, intoleransi, perdagangan orang, hingga penyebaran hoaks yang dapat memecah belah persatuan. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....