Penyuluh Ujung Tombak Swasembada Kupang

  • 19 Feb 2026 13:19 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Penyuluh pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam menyukseskan program swasembada pangan di Kabupaten Kupang. Mereka menjadi garda terdepan dalam mendampingi kelompok tani, mulai dari tahap penyuluhan, perencanaan musim tanam, hingga demonstrasi cara tanam dan perawatan tanaman di lapangan.

Setiap hari, para penyuluh turun langsung ke desa-desa untuk memastikan petani mendapatkan informasi dan pendampingan yang tepat. Mereka memberikan edukasi terkait penggunaan benih unggul, teknik olah tanah yang baik, pola tanam yang sesuai dengan kondisi lahan, hingga pemupukan berimbang dan pengendalian hama penyakit tanaman.

Pendekatan ini dilakukan agar produksi pertanian dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik. Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Sarlince Lado menegaskan bahwa, penyuluh merupakan ujung tombak pembangunan sektor pertanian di daerah.

Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan sangat bergantung pada kerja keras para penyuluh di lapangan. “Tanpa kehadiran penyuluh, petani akan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi pertanian, Penyuluh sangat penting dan berarti dan Petani tidak akan maju tanpa penyuluh,” ucap sarlince saat di temui RRI.CO.ID, Senin, 16 Februari 2026.

Namun dalam pelaksanaannya, para penyuluh masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan sarana transportasi.

Luasnya wilayah Kabupaten Kupang dengan kondisi geografis yang beragam membuat mobilitas penyuluh menjadi tidak mudah, terutama untuk menjangkau kelompok tani di daerah terpencil. Keterbatasan kendaraan operasional berdampak pada intensitas kunjungan dan pendampingan yang belum bisa dilakukan secara maksimal.

Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar kebutuhan sarana pendukung dapat terpenuhi secara bertahap. Pemerintah berharap, dengan dukungan fasilitas yang memadai, para penyuluh dapat bekerja lebih optimal dalam membina dan mendampingi petani.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani, target swasembada pangan di Kabupaten Kupang diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan. (Andry/Ady)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....