KSOP, Pelindo Tekankan Budaya K3 di Pelabuhan Waingapu

  • 10 Feb 2026 15:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba -  Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan pelabuhan yang aman, tertib, dan produktif di Pelabuhan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala KSOP Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, Selasa, 10 Februari 2026 menegaskan bahwa penerapan K3 di pelabuhan merupakan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya otoritas pelabuhan dan badan usaha pelabuhan, tetapi juga seluruh perusahaan jasa kepelabuhanan, perusahaan pelayaran, serta tenaga kerja yang terlibat langsung dalam aktivitas pelabuhan.

Ia menjelaskan, KSOP sebagai pembina K3 di pelabuhan secara konsisten menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), pelaksanaan safety briefing, morning briefing, hingga pengaturan jam kerja dan jam istirahat. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta memastikan seluruh kegiatan kepelabuhanan berjalan aman dan produktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumba Timur, Markus Windi, menyampaikan bahwa sosialisasi K3 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan penghayatan dan pengamalan terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di setiap tempat kerja.

Ia menambahkan, regulasi terkait ketenagakerjaan dan K3 telah diatur secara jelas dalam undang-undang, termasuk kewajiban pemberi kerja untuk menyediakan APD dan menjamin keselamatan pekerja. Karena itu, seluruh pekerja diharapkan patuh terhadap aturan yang berlaku demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman.

General Manager PT. Pelindo Waingapu, Imam Haromain, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun budaya K3 melalui disiplin penggunaan APD, kepatuhan terhadap prosedur kerja aman, kepedulian antarpekerja, serta peningkatan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. "Dengan budaya kerja yang aman dan sehat, produktivitas meningkat, reputasi perusahaan terjaga, dan pelayanan pelabuhan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," katanya menegaskan.(YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....