Revolusi Logistik di Sumba Timur, Pelabuhan Waingapu Siapkan Truck Booking System

  • 17 Apr 2026 06:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Transformasi sektor logistik di Sumba Timur terus bergerak maju. Pelabuhan Waingapu kini tengah menyiapkan inovasi baru berupa Truck Booking System, sebuah sistem pemesanan jadwal truk berbasis digital untuk mengatasi antrean panjang dan polusi di sekitar kawasan pelabuhan.

Sistem ini dirancang sebagai solusi jangka panjang guna mengubah pola kedatangan kendaraan logistik yang selama ini masih konvensional menjadi lebih terjadwal dan terintegrasi. Dengan penerapan Truck Booking System, setiap armada truk nantinya tidak perlu lagi menunggu berjam-jam di luar pelabuhan karena waktu operasional sudah ditentukan secara pasti melalui platform digital.

Kepala KSOP Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, SH, MH, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan tahap lanjutan dari transformasi digital yang sedang berjalan. “Ke depan kedua sistem ini akan kita dorong ke level berikutnya, yaitu terminal operation system dan truck booking system, sehingga kendaraan yang masuk tidak lagi mengalami waktu tunggu,” ujar Fadly dalam Wawancara Kupang Pagi Ini Pro 1 RRI Kupang, Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, kepastian waktu layanan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme pengelolaan pelabuhan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Truck Booking System juga akan mengintegrasikan data kedatangan kapal dengan kesiapan armada angkutan darat.

Sinkronisasi ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dari laut ke darat, sekaligus menekan biaya logistik dan menjaga stabilitas harga barang di pasar lokal. Selain itu, sistem ini diproyeksikan mampu mengurangi kemacetan di jalan raya sekitar pelabuhan serta menekan polusi udara akibat emisi kendaraan yang selama ini sering mengantre dengan mesin menyala dalam waktu lama.

Penerapan teknologi ini juga akan membantu manajemen pelabuhan dalam mengatur zona parkir dan alur pergerakan kendaraan di area dermaga yang terbatas. Setiap pergerakan truk, mulai dari masuk hingga keluar pelabuhan, akan terpantau secara real-time melalui pusat kendali digital guna memastikan kelancaran proses bongkar muat.

Meski demikian, transformasi ini membutuhkan kesiapan seluruh pelaku usaha transportasi untuk beradaptasi dengan sistem digital. Otoritas pelabuhan pun berkomitmen memberikan pendampingan dan sosialisasi secara intensif agar proses peralihan berjalan lancar.

Fadli Jafar menegaskan, inovasi ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Pelabuhan Waingapu sebagai role model pelabuhan modern di Indonesia Timur.

“Semuanya akan terjadwal dengan pasti, kapan kegiatan, kapan masuk, dan kapan keluar dari pelabuhan. Transparansi layanan menjadi hal utama yang kita junjung,” katanya.

Dengan langkah ini, Pelabuhan Waingapu diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai hub perdagangan internasional yang kompetitif, sekaligus membuktikan bahwa daerah di Indonesia Timur mampu menghadirkan layanan logistik berstandar global yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. (DB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....