Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Wewewa Timur

  • 07 Feb 2026 14:15 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID.Kupang- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan darurat sebagai pengganti jembatan lama yang mengalami kerusakan berat, Jumat (6/2/2026), di wilayah Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di dua titik lokasi, yakni Desa Kadiwano dan Desa Pada Eweta, yang selama ini sangat bergantung pada jembatan tersebut sebagai akses utama masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Pembangunan jembatan melibatkan 23 personel Batalyon C Pelopor yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor, KOMPOL Dennis Y. N. Leihitu, S.H., serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Pembangunan jembatan darurat ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses penghubung sangat vital, terlebih bagi anak-anak sekolah. Polda NTT berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara personel Brimob dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran kegiatan tersebut.

“Kerja sama yang solid antara personel Brimob dan warga setempat patut diapresiasi. Semangat gotong royong inilah yang mempercepat proses pembangunan dan memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat,” tambahnya.

Personel Brimob  bergabung dengan warga untuk membangun jembatan darurat menggunakan material kayu mahoni dan jati, paku, serta peralatan pendukung seperti chainsaw. Jembatan ini diharapkan dapat segera menjadi solusi sementara bagi mobilitas masyarakat, terutama untuk kelancaran akses pendidikan.

Bupati Sumba Barat Daya beserta rombongan turut meninjau langsung kondisi pembangunan jembatan darurat. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya Ibu Paulina Kasiani Maghu, S.Pt., serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Bapak Christofel Horo, S.H.

Polda NTT berharap, keberadaan jembatan darurat ini nantinya dapat kembali membuka akses masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan warga di Desa Kadiwano dan Desa Pada Eweta, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.(VFZ)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....