Tenun Ikat NTT, Karya Seni yang Memikat
- 31 Jan 2026 13:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Stefani S.A Fernandez, pemilik Galeri Ez Tenun sekaligus pengusaha muda di bidang tenun, membagikan pengalamannya dalam membangun bisnis fashion yang berbasis kearifan lokal. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan industri fashion modern.
Saat dihubungi via telpon, Kamis, 15 Januari 2026, Stefani mengatakan, di masyarakat, masih ada yang menganggap tenun ikat sebagai produk mahal. Pandangan tersebut, menurutnya, kerap membuat masyarakat ragu untuk mengenakan atau membeli kain tenun sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Tenun NTT itu unik. Karena memang sudah mendunia. Tapi tantangan kita adalah menghilangkan stigma orang kalau tenun itu mahal. Bagi saya, tenun itu mahal karena punya nilai yang berbeda,” katanya.
Stefani menjelaskan, harga tenun ikat tidak dapat disamakan dengan produk tekstil massal. Setiap lembar kain tenun dibuat melalui proses panjang yang membutuhkan ketelatenan, keterampilan, serta waktu yang tidak singkat dari para perajin. Proses tersebut menjadikan tenun ikat memiliki nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan kain biasa.
Selain itu, dia menegaskan, tenun bukan sekadar produk fashion, melainkan karya seni yang sarat akan nilai sejarah dan budaya. Motif-motif yang dihasilkan sering kali merepresentasikan identitas daerah, filosofi hidup, hingga cerita turun-temurun dari masyarakat setempat.
Melalui Galeri Ez Tenun, Stefani berharap dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih menghargai tenun ikat sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi. Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat harga tenun sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras perajin dan pelestarian budaya, bukan semata-mata sebagai nilai jual sebuah komoditas.
“Jangan takut untuk memulai, jangan takut untuk bermimpi tinggi. Tenun ini punya nilai yang tinggi yang bukan hanya bisnis semata tapi investasi dan warisan budaya,” katanya menegaskan.(DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....