Dari Sekolah, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat

  • 28 Jan 2026 22:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang -Upaya penguatan ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui sektor pertanian skala besar, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan Panen Raya cabai di SMA Negeri 1 Kupang Timur yang dihadiri Bupati Kupang Yosef Lede, Jumat (23/01/2026).

Bupati Kupang menegaskan bahwa keberhasilan sekolah dalam memanfaatkan lahan untuk budidaya cabai merupakan bentuk kontribusi nyata dunia Pendidikan. Selain itu, kegiatan positif ini juga mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Momen hari ini menunjukkan bahwa kehadiran sekolah dan anak-anak didik juga memberi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Bupati Kupang.

Melalui pembelajaran berbasis proyek, SMAN 1 Kupang Timur mengelola lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi untuk menanam 3.600 pohon cabai. Program ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya kemandirian pangan sejak dini.

Hasil panen cabai dilakukan secara rutin setiap minggu dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp55 ribu per kilogram. Dari pengelolaan tersebut, estimasi pendapatan mencapai Rp150 juta.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang dinilai sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Menurutnya, sekolah-sekolah yang mampu mengelola lahan secara produktif dapat menjadi bagian penting dari ekosistem ketahanan pangan daerah dan nasional.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kupang juga menetapkan kebijakan penanaman tanaman produktif di lingkungan sekolah untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar.

Melalui keterlibatan sekolah dalam produksi pangan, pemerintah daerah berharap tercipta generasi muda yang peduli terhadap sektor pertanian, mandiri, dan berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....