Beberapa Efek Jika Terlalu Sering Konsumsi Kangkung

  • 31 Jul 2024 13:36 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Kangkung adalah salah satu sayuran hijau yang umum diolah dan dikonsumsi di Indonesia. Sayuran bernama ilmiah Ipomoea aquatica ini tumbuh subur di daerah tropis dan kerap diolah menjadi berbagai hidangan, termasuk tumisan.

Kangkung ada dua jenis, yaitu kangkung darat dan kangkung air yang kandungan gizinya sama-sama tinggi. Kangkung darat adalah kangkung yang bisa tumbuh di tanah tanpa perlu digenangi oleh air.

Sedangkan Kangkung air adalah kangkung yang tumbuh alami di area yang biasa dialiri air atau genangan air. Sama seperti sayuran berdaun hijau lain, kangkung kaya akan vitamin A, C, K, dan B, serta mineral seperti kalium.

Termasuk makanan rendah kalori, sayuran ini cocok untuk diet karena mengandung serat dalam jumlah melimpah. Nutrisinya yang tinggi membuat kangkung banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, konsumsi kangkung juga perlu diperhatikan karena berpotensi memicu beberapa efek samping.

Di rangkum dari berbagai sumber ada beberapa efek jika terlalu sering mengonsumsi kangkung

1. Memicu asam urat.

Sayur kangkung memiliki kandungan purin yang cukup tinggi di mana zat tersebut dapat memicu dan memperparah asam urat penderitanya. Maka dari itu, jika kamu memiliki riwayat penyakit asam urat sebaiknya batasi konsumsi sayur satu ini.

Tak hanya itu, bagi yang tidak memiliki riwayat asam urat sebelumnya pun sebaiknya tidak mengonsumsi kangkung secara berlebihan karena dapat menyebabkan terjadinya asam urat. Sedangkan penderita asam urat ataupun yang sudah sembuh dari asam urat tidak boleh mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi. Konsumsi kangkung hanya diperbolehkan dengan kadar 50 – 100 g setiap harinya.

2. Menimbulkan rasa kantuk

Konsumsi kangkung secara berlebihan juga dapat menyebabkan kantuk. Hal ini disebabkan kangkung mengandung kalium tinggi yang mampu mempengaruhi saraf bagian kepala. Inilah yang membuat orang yang terlalu sering makan kangkung bisa sering merasa mengantuk setiap habis menyantapnya.

3. Alergi

Sebagian orang alergi terhadap kandungan magnesium dalam kangkung. Gejala alergi yang muncul biasanya berupa gatal, ruam kemerahan, dan pusing.

4. Gangguan pencernaa

Manfaat sayur kangkung yakni dapat mengobati gangguan pencernaan. Namun, konsumsi kangkung yang tidak dicuci bersih dapat mengakibatkan bakteri tertinggal di lambung dan mengiritasi dinding lambung. Hal ini menyebabkan seseorang mual dan sakit perut. Itulah penjelasan seputar kandungan, manfaat kangkung dan efek sampingnya.

5. Mencegah anemia

Konsumsi kangkung setiap hari akan sangat bermanfaat bagi penderita anemia dan wanita hamil. Pasalnya, sayuran ini kaya akan zat besi, mineral penting yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Hemoglobin sendiri merupakan bagian dari sel darah merah yang bertugas untuk mengantarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Kangkung membantu penderita anemia, terutama anemia defisiensi besi, untuk meningkatkan kadar zat besi.

Jika kadar zat besi meningkat, jumlah sel darah merah dalam tubuh pun akan bertambah, sehingga gejala anemia yang dirasakan penderita ikut berkurang. Sementara itu, wanita hamil membutuhkan zat besi dua kali lipat dari kondisi normal. Konsumsi kangkung oleh wanita hamil juga akan membantu memenuhi kebutuhan zat besi.

Nah, itulah tadi beberapa efek dari konsumsi kangkung berlebihan atau terlalu sering setiap hari, semoga bermanfaat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....