IHSG Merosot Tajam dalam Perdagangan Hari Ini

  • 19 Jun 2025 11:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih lesu dengan mayoritas saham (535 saham) harganya turun, Kamis (19/6/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sejak awal pembukaan perdagang di level 7.107,78 hingga pukul 11.00 WIB.

IHSG, Rabu (18/6/2025) kemarin, sudah ditutup turun 0,67 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp689 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, AMMN, PGEO, ADRO dan BRMS.

"Setelah IHSG tes support di 7.100, IHSG hari ini secara teknikal berpeluang berbalik menguat dalam jangka pendek. IHSG diperkirakan bergerak di rentang 7.050-7.070 di level support, dan 7.120-7.180 di level resistansi," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga: Pergerakan IHSG Dibayangi Konflik dan Kebijakan Bank Sentral

Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Berisiko Melemah

Bursa saham Amerika Serikat ditutup datar pada Rabu malam, setelah the Fed mengumumkan mempertahankan suku bunga acuan. "Namun, the Fed mengungkapkan bahwa sebagian pembuat kebijakan memperkirakan tidak ada pemangkasan suku bunga sama sekali tahun ini," ucap Fanny.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan, inflasi harga barang kemungkinan akan meningkat selama musim panas. Seiring mulai diberlakukannya tarif Presiden Trump yang berdampak langsung pada konsumen.

Bursa saham di Asia juga ditutup turun pada Rabu kemarin. Pelaku pasar di Asia mencermati perkembangan konflik setelah Presiden Trump menyatakan mempertimbangkan serangan militer ke Iran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....