Indeks Harga Saham Diperkirakan Terkoreksi Hari Ini
- 17 Jun 2025 09:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan terkoreksi hari ini, Selasa (17/6/2025). Pelaku pasar pun berharap konflik Israel-Iran tidak meluas, sehingga pasar saham tetap bergerak positif.
IHSG ditutup turun 0,68 persen saat penutupan perdagangan Senin kemarin. Penurunan IHSG disertai aliran keluar modal asing.
Aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp155 miliar. Saham yang paling banyak dijual adalah BRMS, BBCA, ANTM, PSAB, dan AKRA.
"Hari ini IHSG masih berpeluang koreksi kembali, karena sudah menembus level di bawah support 7.120. Target koreksi IHSG ke level 7.000-7.050," kata Head of Retail Service BNI Sekuritas, Fanny Suherman.
Baca juga: IHSG Anjlok ke Zona Merah
Konflik Israel-Iran Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama di Enam Sektor Utama
Bursa saham Amerika Serikat dan bursa saham Asia mayoritas menguat pada hari Senin kemarin. Ia menilai, Konflik Israel-Iran yang berlangsung sejak akhir pekan kemarin nampaknya tidak terlalu mengganggu sentimen pasar global.
"Bursa saham di Wall Street, AS mengalami rebound (berbalik menguat). Penguatan disebabkan meredanya kenaikan harga minyak serta harapan bahwa konflik Israel dan Iran tidak akan meluas," ucap Fanny.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dari satu persen ke USD 71,77 per barel. Harga minyak WTS sebelumnya sempat menembus harga USD 77 per barel.
Kawasan Asia, bursa saham menguat ditopang oleh optimisme pasar melihat data ekonomi Tiongkok. Terutama data produksi industri negara Tiongkok yang sedikit meningkat di bulan Mei 2025.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,26 persen, Kospi Korea Selatan bertambah 1,80 persen, Senin kemarin. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,01 persen, Hang Seng Hong Kong 0,70 persen, dan CSI 300 Tiongkok 0,25 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....