IHSG Alami Penurunan hingga Akhir Perdagangan Sesi I, Ditutup di Level 6.141,97

  • 29 Jul 2026 12:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG ditutup melemah 0,60 persen atau sekitar 36 poin di level 6.141,97 pada akhir perdagangan sesi I Rabu, 29 Juli 2026.
  • Pembukaan pagi hari menunjukkan IHSG di level 6.141,16, namun penguatan tidak berlanjut hingga akhir sesi.
  • Proyeksi analis menunjukkan penguatan indeks hanya bersifat jangka pendek.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.141,97 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu, 29 Juli 2026. Indeks terpantau melemah hingga 0,60 persen atau sekitar 36 poin.

Sebelumnya, IHSG memang mengalami penguatan pada pembukaan pagi ini, yakni di level 6141,16. Meski demikian, penguatan indeks diproyeksikan hanya berlangsung dalam jangka pendek.

“IHSG berpeluang untuk short-term teknikal rebound hari ini,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya pada Rabu, 29 Juli 2026. Proyeksi perdagangan sepanjang hari ini, Support IHSG berada di level 6.050-6.100, sementara resistance di kisaran 6.170-6.230.

Untuk nilai transaksi perdagangan hingga jeda siang mencapai angka Rp 16,85 triliun. Sementara volume perdagangan saham mencapai 26,8 miliar lembar pada bursa hari ini.

Saham emiten juga terpantau dominan melemah, yakni mencapai 461. Sementara itu, 176 saham terpantau harganya naik dan 154 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Menurut Ketua The Fed, Kevin Warsh, kenaikan harga energi saat ini dipicu gangguan pasokan jangka pendek ketimbang tekanan inflasi struktural. Meski demikian, fokus utama investor global tertuju pada konferensi pers dan arah kebijakan moneter selanjutnya di bawah Warsh.

Ruang bagi kenaikan suku bunga masih terbuka. Probabilitas kenaikannya dilaporkan sempat tercatat mendekati 40 persen.

Pernyataan dan sinyal lanjutan dari The Fed ini akan menjadi penentu utama arah aliran modal asing serta sentimen di pasar keuangan global. Termasuk dampaknya terhadap bursa domestik.

Melansir CNBC, di tengah dinamika tersebut, sektor perbankan nasional justru melaporkan kinerja fundamental yang solid sepanjang semester I-2026. Kinerja ini diharapkan dapat menjadi katalis penahan tekanan sekaligus pendorong bagi pergerakan IHSG hari ini.

Saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar yakni MGNA, DWGL, ECII, MTWI, KOPI. Pilarmas Investindo merekomendasikan saham ULTJ, BUY dengan support dan resistance 1.350-1.450

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....