IHSG Anjlok ke Zona Merah
- 16 Jun 2025 20:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berfluktuatif sepanjang hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup turun 0,68 persen atau 48 poin ke level 7.117,59.
IHSG mulai turun ke zona merah pada sesi kedua perdagangan. Setelah berada di zona hijau pada pertama perdagangan dan sempat mencapai level tertinggi 7.211.
Hari ini sebanyak 406 saham harganya turun, 312 saham stagnan dan 242 saham naik. "Saham sektor energi paling kuat naiknya sebesar 0,73 persen, saham barang sekunder turun paling dalam -1,57 persen," kata Tim Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin (16/6/2025).
Baca Juga:
IHSG Dibuka Naik di Tengah Perang Israel-Iran
Konflik Israel-Iran Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga melemah. Saham-saham yang mendominasi penurunan diantaranya AMMN, MAPI, UNVR, ESSA, BBNI.
Di dalam negeri, faktor yang mempengaruhi sentimen pasar adalah data Utang Luar Negeri (ULN). ULN April 2025 naik 8,2 persen secara tahunan pada April 2025.
"ULN yang meningkat memicu kekhawatiran pelaku pasar sehingga IHSG ditutup melemah. Di pasar komoditas, berlanjutnya konflik Israel dan Iran menyebabkan penguatan pada harga minyak mentah dan emas," kata Tim Pilarmas.
Bursa Asia bergerak bervariasi hari ini, karena investor fokus pada meningkatnya ketegangan di Timur Tengah antara Israel-Iran. Bursa yang menguat antara lain bursa Tiongkok ditopang perekonomian dalam negerinya yang diperkirakan mulai membaik.
Data penjualan ritel Tiongkok pada Mei 2025 mengalami pertumbuhan tercepat dalam 15 bulan terakhir. Produksi industri naik paling rendah dalam enam bulan, dan tingkat pengangguran turun ke level terendah dalam enam bulan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....